Pagi hari yang lembab di kota Daddarido karena malamnya diguyur hujan yang lebat selama hampir 5 jam. Asap-asap pabrik bercampur dengan sejuknya embun menambah suasana kota kecil yang lembab namun modern dengan pemukiman-pemukiman klasik bergaya abad 17. Di lorong-lorong gelapnya para penjaja surat kabar mengabarkan berita yang sangat mengejutkan tentang wanita muda berusia 20 tahun menikah dengan pria tua berusia 80 tahun. Belum habis rasa terkejut para penduduk, ke esokan hari setelah pernikahan itu tepatnya pada malam harinya sang wanita muda meninggal. Menurut pemeriksaan wanita muda tersebut meninggal karena tertusuk benda tumpul dan berkarat.
3 hari setelah pemberitaan yang mengejutkan warga kota itu, surat-surat kabar kota lembab tersebut kembali dikejutkan dengan pernikahan lintas zaman. Seorang pemuda berusia 23 tahun menikah dengan seorang wanita tua berusia 83 tahun, dan nasib pemuda pun tragis. Pria muda tersebut meninggal pada malam hari setelah mereka melangsungkan pesta pernikahan, kuat dugaan pria muda tersebut meninggal karena meminum susu yang sudah basi.
Ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..just kidding dude..
Taman Mimpiku
Tampilkan postingan dengan label Sedikit Humor Untuk Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sedikit Humor Untuk Hidup. Tampilkan semua postingan
Kamis, 16 Juni 2011
Di Atas Langit Masih Ada Langit, Sandrro
Di suatu hari yang panas Sandrro sedang berjalan pulang dari tempat organisasinya, ia menganggap organisasi yang ia bentukitu adalah organisasi yang cerdas dan modern di daerah itu. Organisasi kumpulan anak-anak cerdas dan berbakat itu ia namakan Eureka, berasal dari bahasa Yunani yang berarti “akhirnya aku menemukannya” berawal dari Archimedes yang tanpa sengaja berhasil menemukan dalil berat jenis air.
Di tengah jalan Sandrro bertemu dengan Cesco, seorang pemuda yang bisa dibilang cerdas namun pemalas, cenderung urakan dan terlalu santai. Cesco pun memulai pembicaraan dengan Sandroo yang sombong.
Cesco : Heelllloowww, lemari buku berjalan, abis pulang dari organisasi lelucon itu yaaa???
Sandrro : Bukan urusanmu pecundang..
Cesco : Ouww...aku terkejut..ternyata bisa ngomong juga????
Sandrro : Enyahlah, jangan mengangguku!!!
Cesco : Tidak ada niat buat menganggu, tapi ternyata benar apa yang dibilang orang selama ini yaa...kau ini orang pintar yang sombong, padahal di atas langit masih ada langit loooo...
Sandrro : Berisik, jangan mengkuliahi ku!!!
Cesco : Hmmm..oukey deeh, ngomong-ngomong kau itu katanya tidak bisa ditipu, berinstink tajam, dan pandai menganalisa yaa??? Kalau begitu aku punya peralatan pintar yang bisa untuk menipumu..
Sandrro : Coba saja..di mana peralatan pintarmu itu keluarkan semua???!!!
Cesco : Tunggu dulu, sabar sebentar..semua peralatannya ada di rumah, aku akan ambil dulu sebentar, sekitar 15 menit...
Sandrro : Ouukeyyy..cepat ambil sana pecundang...
Cesco : Baaiiikkk..tunggulah di sini bersama waktu dan aspal ini..
Sandrro pun menunggu, 15 menit telah berlalu...30 menit telah berlalu..45 menit telah berlalu dan yang terakhir 60 menit berlalu..Sandrro pun sadar sambil berkata
Sandrro : Sial aku di tipu...
He..he..he..he..he..di atas Langit masih ada Langit, Sandrro...
Di tengah jalan Sandrro bertemu dengan Cesco, seorang pemuda yang bisa dibilang cerdas namun pemalas, cenderung urakan dan terlalu santai. Cesco pun memulai pembicaraan dengan Sandroo yang sombong.
Cesco : Heelllloowww, lemari buku berjalan, abis pulang dari organisasi lelucon itu yaaa???
Sandrro : Bukan urusanmu pecundang..
Cesco : Ouww...aku terkejut..ternyata bisa ngomong juga????
Sandrro : Enyahlah, jangan mengangguku!!!
Cesco : Tidak ada niat buat menganggu, tapi ternyata benar apa yang dibilang orang selama ini yaa...kau ini orang pintar yang sombong, padahal di atas langit masih ada langit loooo...
Sandrro : Berisik, jangan mengkuliahi ku!!!
Cesco : Hmmm..oukey deeh, ngomong-ngomong kau itu katanya tidak bisa ditipu, berinstink tajam, dan pandai menganalisa yaa??? Kalau begitu aku punya peralatan pintar yang bisa untuk menipumu..
Sandrro : Coba saja..di mana peralatan pintarmu itu keluarkan semua???!!!
Cesco : Tunggu dulu, sabar sebentar..semua peralatannya ada di rumah, aku akan ambil dulu sebentar, sekitar 15 menit...
Sandrro : Ouukeyyy..cepat ambil sana pecundang...
Cesco : Baaiiikkk..tunggulah di sini bersama waktu dan aspal ini..
Sandrro pun menunggu, 15 menit telah berlalu...30 menit telah berlalu..45 menit telah berlalu dan yang terakhir 60 menit berlalu..Sandrro pun sadar sambil berkata
Sandrro : Sial aku di tipu...
He..he..he..he..he..di atas Langit masih ada Langit, Sandrro...
Minggu, 12 Juni 2011
Di Hari Ini, Hilang Semua Mimpiku
Ada seorang supir truk muda yang baru saja tiba di bar malam untuk sedikit menikmati hawa kehidupan malam itu, setelah seharian penuh membunuh waktu di jalan raya. Di depan matanya ia melihat seorang pria muda berkaca mata, berperawakan sedang, mengenakan kemeja biru langit dengan celana bahan hitam sedang menatap minumannya dengan sedih dan penuh keputus-asaan. Tanpa pikir panjang supir truk itu pun langsung menyambar dan menenggak habis minuman tersebut, lalu tiba-tiba pria berkaca mata itu bertambah sedih sampai menangis tersedu-sedu. Supir truk yang merasa bersalah itu kaget dan berusaha untuk menenangkan pria tersebut dengan berkata
Supir truk : Hei, kenapa sampai seperti itu kawan, santai saja nanti aku belikan minuman yang lain.
Pria sedih : Bukan seperti itu kawan, kau tidak tau masalah ku. Hari ini adalah hari yang paling sial dan membuatku menderita.
Supir truk : Memangnya kenapa denganmu pada hari ini???
Pria sedih : Di hari ini aku bangun telat karena kemarinnya aku tidur sangat larut malam mengerjakan tugas kantor milik istriku, saat berangkat ke kantor dengan terburu-buru di tengah jalan mobilku mendadak mogok dan aku terpaksa naik taksi. Sesampainya di kantor aku sangat telat dan yang lebih parahnya lagi semua data penting yang akan dipresentasikan ikut tertinggal di mobil taksi bersama dompetku, bossku pun tanpa pikir panjang langsung memecatku. Di saat aku pulang ke rumah ingin menceritakan semua deritaku pada isteriku di hari ini, dan hilanglah semua mimpiku, karena aku memergoki isteriku telah berselingkuh dengan tukang kebunku. Dan yang terakhir, pada saat aku ingin mengakhiri hidupku kau pun datang dan meminum racunku.
Supir truk : ------------------------------------------------------------
“Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu”. ~Sydney Smith~
Supir truk : Hei, kenapa sampai seperti itu kawan, santai saja nanti aku belikan minuman yang lain.
Pria sedih : Bukan seperti itu kawan, kau tidak tau masalah ku. Hari ini adalah hari yang paling sial dan membuatku menderita.
Supir truk : Memangnya kenapa denganmu pada hari ini???
Pria sedih : Di hari ini aku bangun telat karena kemarinnya aku tidur sangat larut malam mengerjakan tugas kantor milik istriku, saat berangkat ke kantor dengan terburu-buru di tengah jalan mobilku mendadak mogok dan aku terpaksa naik taksi. Sesampainya di kantor aku sangat telat dan yang lebih parahnya lagi semua data penting yang akan dipresentasikan ikut tertinggal di mobil taksi bersama dompetku, bossku pun tanpa pikir panjang langsung memecatku. Di saat aku pulang ke rumah ingin menceritakan semua deritaku pada isteriku di hari ini, dan hilanglah semua mimpiku, karena aku memergoki isteriku telah berselingkuh dengan tukang kebunku. Dan yang terakhir, pada saat aku ingin mengakhiri hidupku kau pun datang dan meminum racunku.
Supir truk : ------------------------------------------------------------
“Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu”. ~Sydney Smith~
Langganan:
Postingan (Atom)