Taman Mimpiku

Taman Mimpiku

Kamis, 16 Juni 2011

MUSIBAH ITU TERGANTUNG KITA SENDIRI YANG MENYIKAPINYA

Musibah adalah nama lain dari cobaan, masalah, kesulitan, malapetaka dsb. Namun sebagaimana halnya dosa, musibah juga tidak bisa dihindari manusia dalam kehidupan ini, tapi manusia bisa menyelesaikannya dan jika sadar akan mendapat hikmah dari musibah tersebut, beberapa musibah dari ALLAH bisa berupa :

1. Cobaan
Berfungsi untuk menguji keimanan seseorang.
2. Pensucian
Untuk mensucikan diri seseorang dari segala dosa kecil, jadi jikalau ia telah pulang kepada ALLAH ia sudah bebas memilih pintu surga mana yang ia ingin masuki.
3. Peringatan
Untuk mengingatkan seseorang agar kembali ke jalan-NYA.

Di dalam kehidupan ini salah satu cara membangun yang paling tepat untuk mengatasi musibah adalah dengan cara bersabar dalam riwayat beberapa tokoh pernah berkata :

“Orang yang sabar adalah orang yang kehilangan sesuatu, tetapi seperti mendapatkan sesuatu yang lain dari ALLAH”.

“Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.” ~ Sayidina Umar bin Khattab

“Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.” Khalil Gibran

“Manusia paling baik adalah orang yang dermawan dan bersyukur dalam kelapangan, yang mendahulukan orang lain, bersabar dalam kesulitan.” ~Tokoh~

Sesungguhnya ALLAH sangat mencintai dan menyayangi makhluk-makhluknya, layaknya Baginda Nabi Muhammad s.a.w yang sayang dan peduli terhadap ummatnya sampai akhir zaman, dan Nabi Muhammad juga pernah berkata : Ingatlah Tuhan dalam kemakmuran, dan Dia akan mengingat Anda dalam kesulitan”. Karena ALLAH tidak akan meninggalkan kita sendirian dan tidak pula membenci kita, ALLAH yang menunjukkan jalan di saat kita tersesat serta dalam keadaan bingung, dan di saat ALLAH mendapatimu dalam keadaan miskin lalu ALLAH mencukupimu.

Semua musibah tinggal kita sendirilah yang menyikapinya, ikhlaskan segalanya dan jalani semua yang ada di Dunia. ALLAH pasti berikan kita semua keindahan dengan anugerahnya, untuk itu yakinkan diri kita pasti bisa untuk hadapi “hitam” Dunia, dengan menjaga semua yang ada pada hidup kita saat ini untuk kehidupan kita nanti.

1 komentar:

  1. mengikhlaskan sesuatu itu sangat sulit, walaupun berkata iklhas tapi terkadang dlm hatinya susah untuk mengikhlaskannya.

    BalasHapus