Taman Mimpiku
Jumat, 30 Desember 2011
GADIS DI ATAS BUKIT DAN MALAM MENJELANG PERGANTIAN TAHUN...
Entah mengapa pada saat ini rasanya, aku seperti bisa melihat mimpiku tanpa terlelap.
Aku bisa melihat jelas jika di depan mataku, ada sebuah gundukan bukit kecil yang ditengahnya ada seorang gadis muda berusia sekitar seumuranku.
Di sebelah kiri sudut pandanganku ada kumpulan asap mengepul dan mengeluarkan bau yang tidak sedap, sehingga aku tidak terlalu fokus pada gundukan yang ada di depan mataku.
Gadis muda tersebut duduk dengan gelisah di sebuah kursi kayu berwarna coklat dengan ukiran yang aneh mengelilingi kursi tersebut.
Ku melangkah perlahan maju untuk melihat dengan jelas, ternyata gadis muda itu tidak sendirian. Dia dikelilingi oleh orang-orang dewasa yang berbaris dan membentuk lingkaran di sekitarnya.
Gadis muda tersebut nampak ketakutan pada kerumunan barisan orang yang melingkarinya itu. Seolah-olah sedang mengobservasi dan hendak menghukum gadis itu. Aku merasa kasihan pada gadis muda tersebut dan ingin sekali menolongnya.
Karena sewaktu barisan lingkaran orang-orang itu bergerak maju ke arahnya, semakin keras dan menyedihkan suara gadis itu dalam menunjukkan ketakutannya.
Tanpa pikir panjang lagi aku bergerak lari untuk membantu dan menolong gadis itu.
Berlari menaiki bukit kecil itu, menerobos barisan lingkaran yang mengelilinya dan melihat keadaan gadis itu.
Setelah hal itu semua aku lakukan.
Aku berhasil sampai di dekat tempat gadis itu berada. Aku merapikan beberapa helai rambut yang menghalagi pandanganku.
Lalu mulai fokus ke gadis itu. Namun apa yang ku lihat sangat jauh dari harapanku dan mengerikan.
Karena gadis yang aku lihat ketakutan dari kejauhan itu ternyata tidak memiliki wajah. Ukiran yang ada di kursi kayunya juga ternyata terbuat dari isi perut manusia.
Aku sangat ketakutan melihat hal itu.
Aku berjalan mundur menjauhi gadis itu yang kepalanya mulai diposisikan ke arahku. Kaki ku seperti tersangkut sesuatu ketika aku berjalan mundur itu, sehingga aku terjatuh di tanah bukit kecil itu.
Tapi, setelah aku raba dan mengenggam tanah penyebab aku terjatuh. Aku merasakan ada yang aneh pula dari gundukan bukit kecil ini.
Ternyata aku tersangkut tangan manusia. Aku melihat ke arah kiri dan kanan untuk melihat apakah sebenarnya bukit ini.
Bukit ini tidak terbuat dari tanah, bebatuan dan rerumputan.
Aku melihat wajah Ayah dan Ibuku bahkan Veryn, Bu Nilam para dosen dan teman-teman kuliahku dengan keadaan terbaring dan penuh darah di sekujur tubuhnya.
Aku meluruskan pandanganku, ternyata bukit ini terbuat dari gundukan mayat orang-orang yang ku kenal yang mengering dan tidak bernyawa.
Gadis itu masih memposisikan wajahnya ke arahku dan samar-samar aku mendengar suaranya yang melengking dan terkesan penuh dengan ke putus-asaan, berkata.
“Apakah kau yang berikutnya?”
*****
Akhirnya, aku memutuskan untuk tidak tidur di malam ini.
Di malam Jum’at.
Menjelang pergantian Tahun.
Rabu, 21 Desember 2011
DEMI KEYAKINAN INI...
Selamat pagi...
Selamat datang di kisah hari ini, setangkai keindahan alam sudah menyambut hati ini. Berdaun harapan, beranting usaha dan tumbuh bunga keinginan. Tidak sedetik pun tadi malam aku melupakan wajahnya. Aku menatap Langit dan berharap semoga aku tidak merusak harinya nanti.
Terlahir sebagai monster yang mengerikan membuatku cukup malu untuk memilikinya, setiap hari sama halnya dengan siksaan yang menyakitkan. Hanya bisa melihatnya berjalan dan menari di atas Bumi ini tanpa bisa dekat dan mengenalnya seperti yang aku harapkan.
Semoga monster dalam diriku hari ini tidak menakut-nakutinya, cukup sedih juga jika apa yang kita cintai takut dan berlari ketika melihat kita. Tapi mau bagaimana lagi inilah aku, yang terlahir sebagai seekor Singa yang gagah dan mengerikan di hutan yang indah ini.
Di sinilah aku menunggu dan melihatnya untuk yang pertama kali, melihat mangsa alamiahku yang aku cintai. Entah ini sebuah kesalahan atau tidak, yang pasti semua telah terjadi dan berlalu dengan kematian seekor Singa dominan yang aku bunuh karena ingin menyelamatkannya. Ketika itu dia pun langsung pergi menjauh hingga ujung mata ini, tanpa sedikit pun mengucapkan kata-kata padaku.
Setidakanya kata “terima kasih”.
Mangsa yang seharusnya menjadi makan malamku, justru ini menjadi Matahari di tengah malamku yang sepi dan dingin. Seekor anak Domba yang anggun, putih, indah dan mempesona, yang hampir di setiap harinya aku tunggu. Sampai aku tidak bisa menahan monster dalam diriku yang ingin memangsanya, atau sampai aku tidak bisa bernafas lagi karena renta menunggunya.
Di Padang Rumput ini...
Aku menunggunya di balik pohon yang rindang melihatnya memakan rumput yang hijau dengan mulutnya yang mungil, berbeda dengan keadaanku terutama apa yang ada di balik mulut ini, gigi dan sepasang taring yang tajam, yang dapat merobek apa pun yang ada di dalamnya.
Nahh..itu dia..
Dia sudah muncul untuk menikmati sarapannya pagi ini. Rumput segar yang disediakan oleh alam.
Ohh..cinta ..bersabarlah..
Banyak sekali Domba-domba jantan yang besar dan bersih mendekati dan menggodanya. Andai aku tidak bisa menahan monster dalam diriku ini sudah ku bantai habis Domba-domba yang mendekatinya itu.
Ku nikmati seluruh rindu yang membunuhku di malam hari untuknya, dan berharap dia memang terlahir untukku. Akan ku hancurkan takdirku sebagai seekor Singa, jika memang itu bisa membuatnya mencintaiku.
Itulah janjiku seumur hidup...
Angin di padang ini cukup kencang sehingga aku bisa mencium aromanya yang menggiurkan, menggigit lehernya dan memakan isi perutnya. Tapi, bukan itu yang selalu ingin ku lakukan padanya.
Aku hanya..
Hanya ingin melindunginya, menjaganya, selalu bersamanya dan selalu mencintainya. Walau itu tidak mungkin terjadi tapi aku akan tetap selalu mengawasinya dan melindunginya dari apapun.
Karena hanya itulah yang mungkin bisa kulakukan untuk makhluk yang aku cintai, aku tidak mungkin bisa dicintai olehnya, memiliknya dan hidup bersamanya. Semoga saja dia bisa mendapatkan yang terbaik dari apa yang dia pilih nanti.
Itulah do’aku untuknya...
Ouww Tidak Dia Melihat ke Arahku...
Apa yang harus kulakukan?? Ku lihat di kiri dan kanan di tempatku ku berada sekarang dan ternyata, aku baru sadar. Tempatku bersembunyi untuk memerhatikannya jaraknya memang tidak terlalu jauh dari tempat dia dan kawanannya.
“Oukeeyy, Arthas tenang..tenang..santai saja belum tentu dia melihat ke arahku”. Kataku di dalam hati untuk menenangkan diriku.
Namun sepertinya lebih dari itu, dia bukan saja melihatku..tapi mulai berjalan ke arahku, ke tempatku bersembunyi untuk selalu melihatnya untuk mengobati rasa rinduku terhadapnya.
Skiv..skiv..skiv...Perlahan-lahan aku mendengar suara langkah kakinya mendekatiku, apa yang harus kulakukan?? Jika aku keluar dari tempat persembunyianku secara tiba-tiba tentu itu akan membuat terkejut dia dan kawanannya, dan seperti sifat alamiah Domba yang melihat pemangsanya. Dia akan berlari menjauh tanpa henti, dan akan semakin menjauh lagi. Sehingga membuat hati ini menanti dan kesepian lagi.
Tidak ada yang bisa kulakukan, aroma lezat dirinya sudah semakin dekat dan kian pekat di hidungku. Sampai-sampai membuat kerongkongan ini terbakar karena ingin disiram oleh aliran darahnya yang segar.
Aku berpikir untuk secepatnya berlari juga percuma, saat ini dia sudah berdiri tepat di hadapanku. Tidak ada yang bisa kulakukan, selain tetap berdiam dengan tenang meskipun ku paksakan.
Lalu menutup wajah dengan tanganku...
agar dia tidak terkejut dan takut ketika melihatku.
Aku menunggu reaksinya..dan masih menunggu reaksinya itu..
Teriakannya pada kawanannya dan lari ketakutannya ketika melihat ada seekor Singa di sekitarnya. Namun, apa yang ku pikirkan tentangnya ternyata salah. Dia tidak meneriakiku dengan Singa yang lapar, dan tidak lari dengan do’a supaya tidak menjadi makan malamku. Dia malah menyapaku dan berkata.
“Hei aku Lucy sedang apa kau di situ”?
Aku tersentak dan mulai membuka tangan dan mataku, melihat dia yang berada di depanku. Aku mulai berdiri dari tempat persembunyianku, dan terlihatlah wujud tubuh ini. Wujud Singa yang menakuti semua kawanan Domba itu, tapi berbeda dengannya.
Dia tidak berlari kabur ketakutan, dia tetap diam ditempatnya sambil memandangku.
“Kau tidak berlari seperti teman-temamnu itu”? tanyaku.
Dia tersenyum dan menjawab pertanyaanku yang aku ucapkan secara perlahan dan hati-hati agar gigiku yang tajam tidak terlihat olehnya.
“Untuk apa aku takut dengan makhluk yang menyelamatkan hidupku. Kau Singa yang menolongku dulu kan?”
Tubuhku gemetar mendengar kata-kata itu.
“Ternyata kau masih ingat denganku, lalu mengapa pada saat itu kau berlari?”
“Aku berlari, karena itulah naluri alamiahku terhadap dua pemangsa yang ada di dekatku”
Jawabannya cukup membuatku tenang, jawaban yang cukup banyak aku harapakan keluar dari dalam hatinya.
“Lalu mengapa kau sekarang tidak berlari lagi. Bukankah aku ini juga pemangsa yang kau lihat dulu?”
“Aku punya keyakinan dalam diriku terhadapmu. karena pada saat dulu. Berdua saja kau tidak memangsaku, malah menyelamatkanku. Apalagi jika kau sendirian seperti ini.”
“Seberapa besar keyakinanmu itu?” tanyaku kembali.
“Cukup besar untuk membuatmu mempercayaiku?” Jawabnya dengan keanggunan yang dia punya.
“Dengan cara apa?? Dengan cara apa kau bisa membuatku mempercayaimu...Gaarrgghhuumm..”. tanyaku dengan nada keras dan auman khas Raja hutan yang membuat semua burung-burung yang ada di atas berterbangan, hanya untuk mencoba menguji dirinya.
“Apakah keberanianku tetap ada di dekatmu setelah perlakuanmu itu, kurang bisa membuatmu yakin?” Tanya dia kembali padaku.
Aku menatapanya dengan perasaan yang berkecamuk di diriku.
“Apa kau bodoh, apa kau tidak tahu siapa diriku? Aku bisa saja membunuh dan memakanmu dengan mudah”.
Aku mengucapkan itu dengan menatapnya dengan tajam. Namun bukannya takut dan pergi, dia malah nambah mendekat padaku, dan berkata.
“Lalu apakah yang kau lakukan dulu dengan menyelamatkanku, kau sebut itu pintar? Bukankah itu lebih aneh, seekor anak Domba yang tidak berdaya. Bukan dimakan oleh Singa yang gagah tapi malah berbalik diselamatkan olehnya, bahkan dengan membunuh Singa dominan lainnya?”
Aku pun terdiam dan perlahan-lahan duduk menatapnya.
“Aku juga tidak tahu. Mengapa aku lemah di depanmu, seolah-olah dirimu bisa menahan dorongan monster Iblis yang bersemayam dalam diri ini.”
“Hanya itu?” Tanya dia dengan ketus.
“Awalnya aku sangat ingin memakanmu, karena aromamu yang sangat menggiurkan. Aroma yang berbeda dengan Domba lainnya. Kebanyakan Domba mempunyai bau dedaunan lembat pada tubuhnya, itulah salah satu cara kami para Singa untuk mengenali dan memburu Domba. Namun kau berbeda, kau tidak mempunyai bau dedaunan lembab itu.
“Lalu, bau apa yang aku miliki?” tanyanya dengan ikut menjatuhkan diri dan duduk berhadapan denganku.
“Kau memiliki bau yang aku sukai. Kau memiliki bau embun pagi. Itulah yang membuamu istimewa bagiku dibanding Domba yang lainnya. Kau seperti obat penawar kelas tinggi yang bisa menahanku dari rasa lapar untuk membunuh. Dari ingin membunuh, menjadi ingin melindungimu.
“Seperti itukah aku, bagimu?”
“Mencintamu adalah alasan terbaik bagiku untuk terus memperbaiki diri, menyayangimu adalah sesuatu yang membuatku memenuhi takdirku sebagai makhluk hidup. Walaupun aku harus meninggalkan sebagian takdirku yang lain, hanya untuk bisa bersamamu.”
“Tak perlu kata untuk ungkapkan rasa. Karena lukisan Langit, sudah cukup untuk membaca matamu itu”. Jawabnya dengan menatap ke dalam mataku, yang ada hanya cerminan dirinya dalam mata itu.
"Apakah kau juga menantikan saat-saat seperti ini"?? Tanyaku
"Yaa"..Jawabnya dengan singkat.
“Sesederhana aku melupakan waktu, sesederhana itulah aku mulai mencintaimu.”
Tiap Harinya Terasa Lebih Indah...
Karena kehadirannya, ternyata tak perlu menjadi yang sempurna untuk hidup ini. Cukup dengan mencari dan menemukan seseorang yg bangga & bahagia memilikimu, serta melakukan apapun hanya untuk bersamamu. Itu akan membuat hidup ini menjadi sempurna dengan sendirinya.
Aku tidak menyalahkan Tuhan yang telah menciptakanku dalam keadaan ini. Karena, Tuhan juga telah menciptakan 100 bagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga seekor Singa bisa jatuh cinta pada seekor Domba.
“Yaa...Domba yang bodoh”. Jawabnya dengan suara yang halus, bahkan terasa lebih halus dari tiupan angin di bukit hijau ini.
Kami berdua duduk di bawah Langit yang cerah, dan udara yang sejuk ini. Duduk bersama untuk menghabiskan waktu kami yang mungkin akan terasa singkat.
“Setelah meninggalkan kawananku, aku tidak peduli mereka menyebutku lemah. Karena kaulah yang menguatkanku.” Kataku kepadanya.
“Aku pun sama denganmu, setelah meninggalkan kawananku. Aku tidak peduli mereka menyebutku bodoh, karena telah mencintai seekor Singa. Itu sama saja memberikan nyawa kepadanya. Namun bagiku, sebanyak apapun nyawa seperti ini akan aku berikan.” Serunya dengan kelembutan.
Kita telah melewati semua masa itu, penolakan dan penghinaan bukanlah hal yang baru untuk kita...
“Ada tiga hal yang aku tahu dalam sisa kehidupanku ini.” Kataku
“Ohh, iyya..apa itu?” tanyanya.
“Pertama aku tidak bisa mengikari takdirku bahwa aku lahir sebagai seekor Singa pembunuh. Ke dua, aku tahu ada bagian dari dalam diriku yang sangat ingin memangsamu. Lalu, yang ke tiga aku tahu jika aku mencintaimu.”
“Begitu juga padaku, pertama. Aku tahu dirimu adalah seekor Singa pembunuh. Ke dua, aku tahu ada bagian dari dirimu yang begitu sangat ingin memangsaku. Lalu, yang ke tiga aku tahu kalau aku juga mencintaimu.”
Dan demi keyakinan ini..yang kita tahu cinta itu indah.
Selamat datang di kisah hari ini, setangkai keindahan alam sudah menyambut hati ini. Berdaun harapan, beranting usaha dan tumbuh bunga keinginan. Tidak sedetik pun tadi malam aku melupakan wajahnya. Aku menatap Langit dan berharap semoga aku tidak merusak harinya nanti.
Terlahir sebagai monster yang mengerikan membuatku cukup malu untuk memilikinya, setiap hari sama halnya dengan siksaan yang menyakitkan. Hanya bisa melihatnya berjalan dan menari di atas Bumi ini tanpa bisa dekat dan mengenalnya seperti yang aku harapkan.
Semoga monster dalam diriku hari ini tidak menakut-nakutinya, cukup sedih juga jika apa yang kita cintai takut dan berlari ketika melihat kita. Tapi mau bagaimana lagi inilah aku, yang terlahir sebagai seekor Singa yang gagah dan mengerikan di hutan yang indah ini.
Di sinilah aku menunggu dan melihatnya untuk yang pertama kali, melihat mangsa alamiahku yang aku cintai. Entah ini sebuah kesalahan atau tidak, yang pasti semua telah terjadi dan berlalu dengan kematian seekor Singa dominan yang aku bunuh karena ingin menyelamatkannya. Ketika itu dia pun langsung pergi menjauh hingga ujung mata ini, tanpa sedikit pun mengucapkan kata-kata padaku.
Setidakanya kata “terima kasih”.
Mangsa yang seharusnya menjadi makan malamku, justru ini menjadi Matahari di tengah malamku yang sepi dan dingin. Seekor anak Domba yang anggun, putih, indah dan mempesona, yang hampir di setiap harinya aku tunggu. Sampai aku tidak bisa menahan monster dalam diriku yang ingin memangsanya, atau sampai aku tidak bisa bernafas lagi karena renta menunggunya.
Di Padang Rumput ini...
Aku menunggunya di balik pohon yang rindang melihatnya memakan rumput yang hijau dengan mulutnya yang mungil, berbeda dengan keadaanku terutama apa yang ada di balik mulut ini, gigi dan sepasang taring yang tajam, yang dapat merobek apa pun yang ada di dalamnya.
Nahh..itu dia..
Dia sudah muncul untuk menikmati sarapannya pagi ini. Rumput segar yang disediakan oleh alam.
Ohh..cinta ..bersabarlah..
Banyak sekali Domba-domba jantan yang besar dan bersih mendekati dan menggodanya. Andai aku tidak bisa menahan monster dalam diriku ini sudah ku bantai habis Domba-domba yang mendekatinya itu.
Ku nikmati seluruh rindu yang membunuhku di malam hari untuknya, dan berharap dia memang terlahir untukku. Akan ku hancurkan takdirku sebagai seekor Singa, jika memang itu bisa membuatnya mencintaiku.
Itulah janjiku seumur hidup...
Angin di padang ini cukup kencang sehingga aku bisa mencium aromanya yang menggiurkan, menggigit lehernya dan memakan isi perutnya. Tapi, bukan itu yang selalu ingin ku lakukan padanya.
Aku hanya..
Hanya ingin melindunginya, menjaganya, selalu bersamanya dan selalu mencintainya. Walau itu tidak mungkin terjadi tapi aku akan tetap selalu mengawasinya dan melindunginya dari apapun.
Karena hanya itulah yang mungkin bisa kulakukan untuk makhluk yang aku cintai, aku tidak mungkin bisa dicintai olehnya, memiliknya dan hidup bersamanya. Semoga saja dia bisa mendapatkan yang terbaik dari apa yang dia pilih nanti.
Itulah do’aku untuknya...
Ouww Tidak Dia Melihat ke Arahku...
Apa yang harus kulakukan?? Ku lihat di kiri dan kanan di tempatku ku berada sekarang dan ternyata, aku baru sadar. Tempatku bersembunyi untuk memerhatikannya jaraknya memang tidak terlalu jauh dari tempat dia dan kawanannya.
“Oukeeyy, Arthas tenang..tenang..santai saja belum tentu dia melihat ke arahku”. Kataku di dalam hati untuk menenangkan diriku.
Namun sepertinya lebih dari itu, dia bukan saja melihatku..tapi mulai berjalan ke arahku, ke tempatku bersembunyi untuk selalu melihatnya untuk mengobati rasa rinduku terhadapnya.
Skiv..skiv..skiv...Perlahan-lahan aku mendengar suara langkah kakinya mendekatiku, apa yang harus kulakukan?? Jika aku keluar dari tempat persembunyianku secara tiba-tiba tentu itu akan membuat terkejut dia dan kawanannya, dan seperti sifat alamiah Domba yang melihat pemangsanya. Dia akan berlari menjauh tanpa henti, dan akan semakin menjauh lagi. Sehingga membuat hati ini menanti dan kesepian lagi.
Tidak ada yang bisa kulakukan, aroma lezat dirinya sudah semakin dekat dan kian pekat di hidungku. Sampai-sampai membuat kerongkongan ini terbakar karena ingin disiram oleh aliran darahnya yang segar.
Aku berpikir untuk secepatnya berlari juga percuma, saat ini dia sudah berdiri tepat di hadapanku. Tidak ada yang bisa kulakukan, selain tetap berdiam dengan tenang meskipun ku paksakan.
Lalu menutup wajah dengan tanganku...
agar dia tidak terkejut dan takut ketika melihatku.
Aku menunggu reaksinya..dan masih menunggu reaksinya itu..
Teriakannya pada kawanannya dan lari ketakutannya ketika melihat ada seekor Singa di sekitarnya. Namun, apa yang ku pikirkan tentangnya ternyata salah. Dia tidak meneriakiku dengan Singa yang lapar, dan tidak lari dengan do’a supaya tidak menjadi makan malamku. Dia malah menyapaku dan berkata.
“Hei aku Lucy sedang apa kau di situ”?
Aku tersentak dan mulai membuka tangan dan mataku, melihat dia yang berada di depanku. Aku mulai berdiri dari tempat persembunyianku, dan terlihatlah wujud tubuh ini. Wujud Singa yang menakuti semua kawanan Domba itu, tapi berbeda dengannya.
Dia tidak berlari kabur ketakutan, dia tetap diam ditempatnya sambil memandangku.
“Kau tidak berlari seperti teman-temamnu itu”? tanyaku.
Dia tersenyum dan menjawab pertanyaanku yang aku ucapkan secara perlahan dan hati-hati agar gigiku yang tajam tidak terlihat olehnya.
“Untuk apa aku takut dengan makhluk yang menyelamatkan hidupku. Kau Singa yang menolongku dulu kan?”
Tubuhku gemetar mendengar kata-kata itu.
“Ternyata kau masih ingat denganku, lalu mengapa pada saat itu kau berlari?”
“Aku berlari, karena itulah naluri alamiahku terhadap dua pemangsa yang ada di dekatku”
Jawabannya cukup membuatku tenang, jawaban yang cukup banyak aku harapakan keluar dari dalam hatinya.
“Lalu mengapa kau sekarang tidak berlari lagi. Bukankah aku ini juga pemangsa yang kau lihat dulu?”
“Aku punya keyakinan dalam diriku terhadapmu. karena pada saat dulu. Berdua saja kau tidak memangsaku, malah menyelamatkanku. Apalagi jika kau sendirian seperti ini.”
“Seberapa besar keyakinanmu itu?” tanyaku kembali.
“Cukup besar untuk membuatmu mempercayaiku?” Jawabnya dengan keanggunan yang dia punya.
“Dengan cara apa?? Dengan cara apa kau bisa membuatku mempercayaimu...Gaarrgghhuumm..”. tanyaku dengan nada keras dan auman khas Raja hutan yang membuat semua burung-burung yang ada di atas berterbangan, hanya untuk mencoba menguji dirinya.
“Apakah keberanianku tetap ada di dekatmu setelah perlakuanmu itu, kurang bisa membuatmu yakin?” Tanya dia kembali padaku.
Aku menatapanya dengan perasaan yang berkecamuk di diriku.
“Apa kau bodoh, apa kau tidak tahu siapa diriku? Aku bisa saja membunuh dan memakanmu dengan mudah”.
Aku mengucapkan itu dengan menatapnya dengan tajam. Namun bukannya takut dan pergi, dia malah nambah mendekat padaku, dan berkata.
“Lalu apakah yang kau lakukan dulu dengan menyelamatkanku, kau sebut itu pintar? Bukankah itu lebih aneh, seekor anak Domba yang tidak berdaya. Bukan dimakan oleh Singa yang gagah tapi malah berbalik diselamatkan olehnya, bahkan dengan membunuh Singa dominan lainnya?”
Aku pun terdiam dan perlahan-lahan duduk menatapnya.
“Aku juga tidak tahu. Mengapa aku lemah di depanmu, seolah-olah dirimu bisa menahan dorongan monster Iblis yang bersemayam dalam diri ini.”
“Hanya itu?” Tanya dia dengan ketus.
“Awalnya aku sangat ingin memakanmu, karena aromamu yang sangat menggiurkan. Aroma yang berbeda dengan Domba lainnya. Kebanyakan Domba mempunyai bau dedaunan lembat pada tubuhnya, itulah salah satu cara kami para Singa untuk mengenali dan memburu Domba. Namun kau berbeda, kau tidak mempunyai bau dedaunan lembab itu.
“Lalu, bau apa yang aku miliki?” tanyanya dengan ikut menjatuhkan diri dan duduk berhadapan denganku.
“Kau memiliki bau yang aku sukai. Kau memiliki bau embun pagi. Itulah yang membuamu istimewa bagiku dibanding Domba yang lainnya. Kau seperti obat penawar kelas tinggi yang bisa menahanku dari rasa lapar untuk membunuh. Dari ingin membunuh, menjadi ingin melindungimu.
“Seperti itukah aku, bagimu?”
“Mencintamu adalah alasan terbaik bagiku untuk terus memperbaiki diri, menyayangimu adalah sesuatu yang membuatku memenuhi takdirku sebagai makhluk hidup. Walaupun aku harus meninggalkan sebagian takdirku yang lain, hanya untuk bisa bersamamu.”
“Tak perlu kata untuk ungkapkan rasa. Karena lukisan Langit, sudah cukup untuk membaca matamu itu”. Jawabnya dengan menatap ke dalam mataku, yang ada hanya cerminan dirinya dalam mata itu.
"Apakah kau juga menantikan saat-saat seperti ini"?? Tanyaku
"Yaa"..Jawabnya dengan singkat.
“Sesederhana aku melupakan waktu, sesederhana itulah aku mulai mencintaimu.”
Tiap Harinya Terasa Lebih Indah...
Karena kehadirannya, ternyata tak perlu menjadi yang sempurna untuk hidup ini. Cukup dengan mencari dan menemukan seseorang yg bangga & bahagia memilikimu, serta melakukan apapun hanya untuk bersamamu. Itu akan membuat hidup ini menjadi sempurna dengan sendirinya.
Aku tidak menyalahkan Tuhan yang telah menciptakanku dalam keadaan ini. Karena, Tuhan juga telah menciptakan 100 bagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga seekor Singa bisa jatuh cinta pada seekor Domba.
“Yaa...Domba yang bodoh”. Jawabnya dengan suara yang halus, bahkan terasa lebih halus dari tiupan angin di bukit hijau ini.
Kami berdua duduk di bawah Langit yang cerah, dan udara yang sejuk ini. Duduk bersama untuk menghabiskan waktu kami yang mungkin akan terasa singkat.
“Setelah meninggalkan kawananku, aku tidak peduli mereka menyebutku lemah. Karena kaulah yang menguatkanku.” Kataku kepadanya.
“Aku pun sama denganmu, setelah meninggalkan kawananku. Aku tidak peduli mereka menyebutku bodoh, karena telah mencintai seekor Singa. Itu sama saja memberikan nyawa kepadanya. Namun bagiku, sebanyak apapun nyawa seperti ini akan aku berikan.” Serunya dengan kelembutan.
Kita telah melewati semua masa itu, penolakan dan penghinaan bukanlah hal yang baru untuk kita...
“Ada tiga hal yang aku tahu dalam sisa kehidupanku ini.” Kataku
“Ohh, iyya..apa itu?” tanyanya.
“Pertama aku tidak bisa mengikari takdirku bahwa aku lahir sebagai seekor Singa pembunuh. Ke dua, aku tahu ada bagian dari dalam diriku yang sangat ingin memangsamu. Lalu, yang ke tiga aku tahu jika aku mencintaimu.”
“Begitu juga padaku, pertama. Aku tahu dirimu adalah seekor Singa pembunuh. Ke dua, aku tahu ada bagian dari dirimu yang begitu sangat ingin memangsaku. Lalu, yang ke tiga aku tahu kalau aku juga mencintaimu.”
Dan demi keyakinan ini..yang kita tahu cinta itu indah.
Sabtu, 17 Desember 2011
KEBENARAN YANG SESUNGGUHNYA TENTANG MANUSIA
Para ahli Psikologi dan Psikiatri telah berulang kali menunjukkan bahwa orang yang paling sulit dievaluasi secara objektif adalah dirinya sendiri. Kita semua pasti pernah mengenal orang pandai yang berpikir dirinya bodoh, orang rupawan yang membayangkan dirinya jelek, dan orang yang terus menerus merendahkan dirinya, menganggap semua keberhasilannya sebagai kegagalan. Semua itu adalah konsep tentang diri sendiri yang tidak benar dan hanya khayalan negatif tentang kegagalan dalam diri kita sendiri. Konsep tentang diri yang seperti itulah yang membuat kita lemah, yang membuat kita menyerah sebelum “bertarung”. Lalu apa yang harus kita ubah jika kita, atau orang-orang terdekat kita mengalami hal seperti itu?
Yang dapat kita ubah adalah konsep pikiran tentang dirinya sendiri dalam menjalani hidup. Manusia hidup dan bertingkah laku sesuai dengan persepsi dan keyakinan tentang apa yang menurutnya benar tentang dirinya dan lingkungannya, walaupun terkadang penilaian tentang “kebenaran” itu bersifat subjektif. Konsep diri tidak dapat begitu saja berubah, karena sudah tertanam dari pengalaman masa lalu dan mempengaruhi masa kini dan masa depan.
Kebenaran tentang diri yang sesungguhnya terletak pada pemikiran kita tentang manusia macam apakah diri kita itu. Apakah kita tipe orang gagal atau orang sukses, semuanya tergantung dari kita sendiri. Kita sendirilah yang menanam pikiran-pikiran negatif maupun positif ke dalam semua tindakan yang akan kita lakukan, dan hasilnya tergantung dari apa yang kita “bisikan” kepada diri kita. Jika kita membisikkan tentang kesuksesan maka kita akan mendapatkan hasil yang baik, dan jika kita membisikkan tentang kegagalan maka kita akan mendapatkan hasil yang buruk, dan itu bisa bersifat abadi. Karena ada pula yang sebaliknya, ada yang membisikkan kesuksesan terhadapa dirinya tapi kegagalan yang dia dapat. Tapi tenang saja karena itu bersifat sementara. Itu semua tergantung dari apa yang di pikirkan, diperbuat, serta usahanya dalam meraih kesuksesan.
Kebenaran yang sesungguhnya tentang manusia adalah bahwa serendah apapun kita, kita pasti punya sesuatu yang bisa ditawarkan untuk Dunia. Hanya pikiran negatif yang bernama kekhawatiran dan kegagalanlah yang membuat kita kalah dan yang membuat kita merasa sendirian, serta merasa tidak layak ada di Dunia ini. Kita adalah manusia, seorang duta yang diciptakan ALLAH untuk menjaga dan menjadi penengah bagi makhluk-makhluk yang diciptakan oleh ALLAH. Semua hal yang kita pikirkan dan lakukan haruslah yang berarti dan bermanfaat bagi semua. Oleh karena itu jagalah pikiran kita agar tetap menghasilkan pikiran positif sehingga apa yang kita perbuat juga positif yang berarti, itu adalah keberhasilan untuk diri kita sendiri.
Yang dapat kita ubah adalah konsep pikiran tentang dirinya sendiri dalam menjalani hidup. Manusia hidup dan bertingkah laku sesuai dengan persepsi dan keyakinan tentang apa yang menurutnya benar tentang dirinya dan lingkungannya, walaupun terkadang penilaian tentang “kebenaran” itu bersifat subjektif. Konsep diri tidak dapat begitu saja berubah, karena sudah tertanam dari pengalaman masa lalu dan mempengaruhi masa kini dan masa depan.
Kebenaran tentang diri yang sesungguhnya terletak pada pemikiran kita tentang manusia macam apakah diri kita itu. Apakah kita tipe orang gagal atau orang sukses, semuanya tergantung dari kita sendiri. Kita sendirilah yang menanam pikiran-pikiran negatif maupun positif ke dalam semua tindakan yang akan kita lakukan, dan hasilnya tergantung dari apa yang kita “bisikan” kepada diri kita. Jika kita membisikkan tentang kesuksesan maka kita akan mendapatkan hasil yang baik, dan jika kita membisikkan tentang kegagalan maka kita akan mendapatkan hasil yang buruk, dan itu bisa bersifat abadi. Karena ada pula yang sebaliknya, ada yang membisikkan kesuksesan terhadapa dirinya tapi kegagalan yang dia dapat. Tapi tenang saja karena itu bersifat sementara. Itu semua tergantung dari apa yang di pikirkan, diperbuat, serta usahanya dalam meraih kesuksesan.
Kebenaran yang sesungguhnya tentang manusia adalah bahwa serendah apapun kita, kita pasti punya sesuatu yang bisa ditawarkan untuk Dunia. Hanya pikiran negatif yang bernama kekhawatiran dan kegagalanlah yang membuat kita kalah dan yang membuat kita merasa sendirian, serta merasa tidak layak ada di Dunia ini. Kita adalah manusia, seorang duta yang diciptakan ALLAH untuk menjaga dan menjadi penengah bagi makhluk-makhluk yang diciptakan oleh ALLAH. Semua hal yang kita pikirkan dan lakukan haruslah yang berarti dan bermanfaat bagi semua. Oleh karena itu jagalah pikiran kita agar tetap menghasilkan pikiran positif sehingga apa yang kita perbuat juga positif yang berarti, itu adalah keberhasilan untuk diri kita sendiri.
YANG KITA LAKUKAN ADA BATASNYA
Kita sering menjadi musuh kita sendiri yang paling berbahaya dan mungkin sulit untuk ditaklukkan. Banyak orang yang terus memaksa diri, terus mendorong dirinya secara lebih keras untuk beberapa hal yang ingin dicapai. Seperti contoh, mungkin mereka mempertimbangkan bahwa dalam hidup yang serba cepat ini orang harus memacu diri, berusaha mendapat uang sebanyak-banyaknya untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi sesungguhnya mereka hanya merusak diri sendiri. Kerap kali mereka juga merongrong apa yang mereka anggap tujuan yang harus dicapai. Lebih-lebih, mereka mengaburkan garis besar citra dirinya sendiri.
Untuk bisa menikmati hidup, kita harus tahu batas-batas yang ada pada diri kita sendiri, tahu kapan harus memulai, tahu kapan harus berhenti, tahu kapan harus bermain-main sedikit, dan tahu harus kapan untuk memulainya lagi. Kalau ada tanggung jawab yang ada pada diri kita menuntut kita, kita harus tahu kapan harus mencari pelepasan dan bagaimana cara untuk mendapatkannya lagi.
Kita harus menyadari bahwa kita hanyalah manusia, bukan seluruh organisasi atau sebuah angkatan perang, dan apa yang bisa kita lakukan ada batasnya. Jangan mengharapkan yang mustahil dan bersifat khayalan belaka dari diri kita!
Kadang-kadang keadaan memaksa kita untuk melakukan sesuatu yang melampaui batas, dan dalam satu kesempatan itu mereka jadi tegang dan merasa kesal.
Pada waktu seperti lebih baik meledak, meletupkan kemarahan ke luar seperti air yang membanjiri bendungan. Tetap menyimpannya dalam hati akan menyebabkan jaringan tubuh diracuninya, menyebabkan kita tidak bisa untuk istirahat yang tenang, bahkan untuk sejenak sekalipun. Tetapi semuanya itu harus ada batasnya, tidak menentang norma-norma yang ada, serta tidak merugikan orang lain.
Kenikmatan hidup ada pada saat kita benar-benar mengetahui apa yang kita lakukan dan apa manfaat serta hasil dari yang kita lakukan tersebut, dengan begitu kita akan merasa ikhlas dan tanpa beban dalam melakukannya.
Referensi :
Maltz, M. M.D., F.I.C.S. (1992). Kekuatan ajaib psikologi citra diri. Jakarta : Mitra Utama
Untuk bisa menikmati hidup, kita harus tahu batas-batas yang ada pada diri kita sendiri, tahu kapan harus memulai, tahu kapan harus berhenti, tahu kapan harus bermain-main sedikit, dan tahu harus kapan untuk memulainya lagi. Kalau ada tanggung jawab yang ada pada diri kita menuntut kita, kita harus tahu kapan harus mencari pelepasan dan bagaimana cara untuk mendapatkannya lagi.
Kita harus menyadari bahwa kita hanyalah manusia, bukan seluruh organisasi atau sebuah angkatan perang, dan apa yang bisa kita lakukan ada batasnya. Jangan mengharapkan yang mustahil dan bersifat khayalan belaka dari diri kita!
Kadang-kadang keadaan memaksa kita untuk melakukan sesuatu yang melampaui batas, dan dalam satu kesempatan itu mereka jadi tegang dan merasa kesal.
Pada waktu seperti lebih baik meledak, meletupkan kemarahan ke luar seperti air yang membanjiri bendungan. Tetap menyimpannya dalam hati akan menyebabkan jaringan tubuh diracuninya, menyebabkan kita tidak bisa untuk istirahat yang tenang, bahkan untuk sejenak sekalipun. Tetapi semuanya itu harus ada batasnya, tidak menentang norma-norma yang ada, serta tidak merugikan orang lain.
Kenikmatan hidup ada pada saat kita benar-benar mengetahui apa yang kita lakukan dan apa manfaat serta hasil dari yang kita lakukan tersebut, dengan begitu kita akan merasa ikhlas dan tanpa beban dalam melakukannya.
Referensi :
Maltz, M. M.D., F.I.C.S. (1992). Kekuatan ajaib psikologi citra diri. Jakarta : Mitra Utama
TERIMALAH KELEMAHAN DIRI SENDIRI DAN JADILAH KUAT
Segala sesuatu yang ada pada diri seseorang dalam pergaulannya pasti berasal dari rumah atau lebih tepatnya keluarga. Misalnya adalah kasih-sayang, kita tidak bisa berbelas kasihan kepada orang lain pada saat yang sama ketika kita kejam pada diri sendiri. Karena kalau kita kejam kepada diri sendiri, maka belas kasihan kita kepada orang lain hanya semu atau hanya kepura-puraan belaka.
Banyak diantara kita yang kejam terhadap diri sendiri, kita suka mencela dan menghukum diri sendiri hanya karena kesalahan yang bahkan bisa dimaafkan oleh Dewa dan Tuhan sekalipun. Kita sering menyalahkan diri sendiri karena kekurangan dan kelemahan kita, kita tidak menyukai apa yang kita lihat di cermin pada saat kita menghadapkan pandangan kita di cermin, kita tidak pernah puas dengan apa yang telah kita punya dan kita capai, kita selalu menyesal karena kita tidak mempunyai apa yang di punya oleh orang lain, dan kita mengatakan kepada diri sendiri bahwa kita lemah dan karena itu kita membeci diri kita sendiri.
Kenyataannya kita semua memang lemah dan yang kita lakukan ada batasnya, dan itu bukan hal yang mengerikan. “Orang yang bijaksana menjadi lebih kuat oleh kelemahannya,” tulis Edmund Waller, seorang penyair Inggris dari abad ke-17, dan kata-katanya masih menyerukan kebenaran pada zaman sekarang (Maltz, 1992).
Kita bukan Nabi, Dewa, dan kita juga bukan robot. Kita semua hanyalah manusia, sedangkan Nabi walaupun mereka manusia, tapi mereka adalah manusia yang di istimewakan. Sedangkan kita hanyalah manusia dari keturunan manusia pula, kita semua adalah makhluk ciptaan Tuhan yang tidak bisa melawan kesalahan dan dosa, kita hanya bisa memperbaiki kesalahan dan menghapus dosa.
Sebagai makhluk yang berakal, manusia pasti mempunyai perasaan untuk merasakan berbagai perasaan yang terjadi pada masa di mana ia hidup. Masa di mana kita senang, sedih, membenci, kasih sayang, cinta, keputusasaan dan lain sebagainya. Dari semua masa itu ada satu hal di mana, hal tersebut menjadi sesuatu yang menakutkan bagi kita, yaitu kesulitan. Kata itu adalah permulaan dari berbagai perasaan negatif yang muncul pada diri kita, yang bentuk dan wujudnya berbagai macam menyerupai apa yang kita dapat dan alami pada saat itu. Tapi, apakah kita tahu awalnya kesulitan itu dimulai? Apakah kesulitan di mulai pada saat kita dihadapkan pada suatu pekerjaan atau aktivitas di mana kita tidak mempunyai pengetahuan dan pengalaman pada aktivitas tersebut? Sebagian besar pernyataan di atas pasti bisa di bilang benar, tapi kesulitan yang sesungguhnya dimulai ketika kita membenci diri sendiri untuk kelemahan kita. Kebencian kepada diri sendiri inilah yang merusak kita dari dalam, yang mengalahkan kita sebelum kita mulai bergerak maju untuk “bertarung”.
Yang membuat kita membenci diri sendiri untuk kelemahan kita adalah harapan yang kita patok kepada diri sendiri tidak realistis dan hanya bersifat nafsu. Hawa nafsu memerintahkan kita untuk berangan-angan dan menghayal, tetapi akal menyuruh kita menimbang-nimbang antara kemampuan dan kehidupan nyata seperti apa yang sedang kita jalani. Sungguh benar-benar kasihan orang-orang yang menjadikan kelemahannya sebagai bagian dari cerita hidupnya, yang hanya bisa mengaharapkan keajaiban datang hadir di pundaknya. Hanya bisa berpura-pura menjadi kuat, hebat, dan berkuasa di dalam cangkang khayalannya sendiri.
Yaaaa….kita semua memang manusia yang mempunyai kelemahan pada diri kita masing-masing, tetapi kelemahan itu bukan hal yang mengerikan, kelemahan bukanklah kutukan jika kita mau menerimanya dan menjadikannya motivasi atau kekuatan kita untuk menjadi yang lebih baik dalam Dunia nyata yang keras dan penuh perjuangan ini.
Refernsi :
Maltz, M. M.D., F.I.C.S. (1992). Kekuatan ajaib psikologi citra diri. Jakarta : Mitra Utama
Banyak diantara kita yang kejam terhadap diri sendiri, kita suka mencela dan menghukum diri sendiri hanya karena kesalahan yang bahkan bisa dimaafkan oleh Dewa dan Tuhan sekalipun. Kita sering menyalahkan diri sendiri karena kekurangan dan kelemahan kita, kita tidak menyukai apa yang kita lihat di cermin pada saat kita menghadapkan pandangan kita di cermin, kita tidak pernah puas dengan apa yang telah kita punya dan kita capai, kita selalu menyesal karena kita tidak mempunyai apa yang di punya oleh orang lain, dan kita mengatakan kepada diri sendiri bahwa kita lemah dan karena itu kita membeci diri kita sendiri.
Kenyataannya kita semua memang lemah dan yang kita lakukan ada batasnya, dan itu bukan hal yang mengerikan. “Orang yang bijaksana menjadi lebih kuat oleh kelemahannya,” tulis Edmund Waller, seorang penyair Inggris dari abad ke-17, dan kata-katanya masih menyerukan kebenaran pada zaman sekarang (Maltz, 1992).
Kita bukan Nabi, Dewa, dan kita juga bukan robot. Kita semua hanyalah manusia, sedangkan Nabi walaupun mereka manusia, tapi mereka adalah manusia yang di istimewakan. Sedangkan kita hanyalah manusia dari keturunan manusia pula, kita semua adalah makhluk ciptaan Tuhan yang tidak bisa melawan kesalahan dan dosa, kita hanya bisa memperbaiki kesalahan dan menghapus dosa.
Sebagai makhluk yang berakal, manusia pasti mempunyai perasaan untuk merasakan berbagai perasaan yang terjadi pada masa di mana ia hidup. Masa di mana kita senang, sedih, membenci, kasih sayang, cinta, keputusasaan dan lain sebagainya. Dari semua masa itu ada satu hal di mana, hal tersebut menjadi sesuatu yang menakutkan bagi kita, yaitu kesulitan. Kata itu adalah permulaan dari berbagai perasaan negatif yang muncul pada diri kita, yang bentuk dan wujudnya berbagai macam menyerupai apa yang kita dapat dan alami pada saat itu. Tapi, apakah kita tahu awalnya kesulitan itu dimulai? Apakah kesulitan di mulai pada saat kita dihadapkan pada suatu pekerjaan atau aktivitas di mana kita tidak mempunyai pengetahuan dan pengalaman pada aktivitas tersebut? Sebagian besar pernyataan di atas pasti bisa di bilang benar, tapi kesulitan yang sesungguhnya dimulai ketika kita membenci diri sendiri untuk kelemahan kita. Kebencian kepada diri sendiri inilah yang merusak kita dari dalam, yang mengalahkan kita sebelum kita mulai bergerak maju untuk “bertarung”.
Yang membuat kita membenci diri sendiri untuk kelemahan kita adalah harapan yang kita patok kepada diri sendiri tidak realistis dan hanya bersifat nafsu. Hawa nafsu memerintahkan kita untuk berangan-angan dan menghayal, tetapi akal menyuruh kita menimbang-nimbang antara kemampuan dan kehidupan nyata seperti apa yang sedang kita jalani. Sungguh benar-benar kasihan orang-orang yang menjadikan kelemahannya sebagai bagian dari cerita hidupnya, yang hanya bisa mengaharapkan keajaiban datang hadir di pundaknya. Hanya bisa berpura-pura menjadi kuat, hebat, dan berkuasa di dalam cangkang khayalannya sendiri.
Yaaaa….kita semua memang manusia yang mempunyai kelemahan pada diri kita masing-masing, tetapi kelemahan itu bukan hal yang mengerikan, kelemahan bukanklah kutukan jika kita mau menerimanya dan menjadikannya motivasi atau kekuatan kita untuk menjadi yang lebih baik dalam Dunia nyata yang keras dan penuh perjuangan ini.
Refernsi :
Maltz, M. M.D., F.I.C.S. (1992). Kekuatan ajaib psikologi citra diri. Jakarta : Mitra Utama
Sabtu, 18 Juni 2011
Syukuri nikmat
Jika kita tidak dapat mensyukuri nikmat dan rizki yang kecil, bagaimana kita bisa mensyukuri nikmat dan rizki yang besar..Maka jangan heran jika kita tidak bisa mendapatkannya..Syukurilah nikmat dan rizki yang kecil, karena itu adalah syarat untuk mendapatkan nikmat dan rizki yang lebih besar..
~Angin Utara~
~Angin Utara~
Kamis, 16 Juni 2011
Menunggu
Jika keadaan memang memungkinkan hanya untuk bertahan dan menunggu..maka lakukanlah..Tapi, jangan lupa..selama bertahan dan menunggu, pasti banyak hal menyenangkan yang akan terjadi.
~Angin Utara~
~Angin Utara~
MUSIBAH ITU TERGANTUNG KITA SENDIRI YANG MENYIKAPINYA
Musibah adalah nama lain dari cobaan, masalah, kesulitan, malapetaka dsb. Namun sebagaimana halnya dosa, musibah juga tidak bisa dihindari manusia dalam kehidupan ini, tapi manusia bisa menyelesaikannya dan jika sadar akan mendapat hikmah dari musibah tersebut, beberapa musibah dari ALLAH bisa berupa :
1. Cobaan
Berfungsi untuk menguji keimanan seseorang.
2. Pensucian
Untuk mensucikan diri seseorang dari segala dosa kecil, jadi jikalau ia telah pulang kepada ALLAH ia sudah bebas memilih pintu surga mana yang ia ingin masuki.
3. Peringatan
Untuk mengingatkan seseorang agar kembali ke jalan-NYA.
Di dalam kehidupan ini salah satu cara membangun yang paling tepat untuk mengatasi musibah adalah dengan cara bersabar dalam riwayat beberapa tokoh pernah berkata :
“Orang yang sabar adalah orang yang kehilangan sesuatu, tetapi seperti mendapatkan sesuatu yang lain dari ALLAH”.
“Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.” ~ Sayidina Umar bin Khattab
“Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.” Khalil Gibran
“Manusia paling baik adalah orang yang dermawan dan bersyukur dalam kelapangan, yang mendahulukan orang lain, bersabar dalam kesulitan.” ~Tokoh~
Sesungguhnya ALLAH sangat mencintai dan menyayangi makhluk-makhluknya, layaknya Baginda Nabi Muhammad s.a.w yang sayang dan peduli terhadap ummatnya sampai akhir zaman, dan Nabi Muhammad juga pernah berkata : Ingatlah Tuhan dalam kemakmuran, dan Dia akan mengingat Anda dalam kesulitan”. Karena ALLAH tidak akan meninggalkan kita sendirian dan tidak pula membenci kita, ALLAH yang menunjukkan jalan di saat kita tersesat serta dalam keadaan bingung, dan di saat ALLAH mendapatimu dalam keadaan miskin lalu ALLAH mencukupimu.
Semua musibah tinggal kita sendirilah yang menyikapinya, ikhlaskan segalanya dan jalani semua yang ada di Dunia. ALLAH pasti berikan kita semua keindahan dengan anugerahnya, untuk itu yakinkan diri kita pasti bisa untuk hadapi “hitam” Dunia, dengan menjaga semua yang ada pada hidup kita saat ini untuk kehidupan kita nanti.
1. Cobaan
Berfungsi untuk menguji keimanan seseorang.
2. Pensucian
Untuk mensucikan diri seseorang dari segala dosa kecil, jadi jikalau ia telah pulang kepada ALLAH ia sudah bebas memilih pintu surga mana yang ia ingin masuki.
3. Peringatan
Untuk mengingatkan seseorang agar kembali ke jalan-NYA.
Di dalam kehidupan ini salah satu cara membangun yang paling tepat untuk mengatasi musibah adalah dengan cara bersabar dalam riwayat beberapa tokoh pernah berkata :
“Orang yang sabar adalah orang yang kehilangan sesuatu, tetapi seperti mendapatkan sesuatu yang lain dari ALLAH”.
“Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar.” ~ Sayidina Umar bin Khattab
“Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati; satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar.” Khalil Gibran
“Manusia paling baik adalah orang yang dermawan dan bersyukur dalam kelapangan, yang mendahulukan orang lain, bersabar dalam kesulitan.” ~Tokoh~
Sesungguhnya ALLAH sangat mencintai dan menyayangi makhluk-makhluknya, layaknya Baginda Nabi Muhammad s.a.w yang sayang dan peduli terhadap ummatnya sampai akhir zaman, dan Nabi Muhammad juga pernah berkata : Ingatlah Tuhan dalam kemakmuran, dan Dia akan mengingat Anda dalam kesulitan”. Karena ALLAH tidak akan meninggalkan kita sendirian dan tidak pula membenci kita, ALLAH yang menunjukkan jalan di saat kita tersesat serta dalam keadaan bingung, dan di saat ALLAH mendapatimu dalam keadaan miskin lalu ALLAH mencukupimu.
Semua musibah tinggal kita sendirilah yang menyikapinya, ikhlaskan segalanya dan jalani semua yang ada di Dunia. ALLAH pasti berikan kita semua keindahan dengan anugerahnya, untuk itu yakinkan diri kita pasti bisa untuk hadapi “hitam” Dunia, dengan menjaga semua yang ada pada hidup kita saat ini untuk kehidupan kita nanti.
Dari Seorang Guru
Letupan di Jantung (Emboli)
Hubungan seks pada saat wanita sedang mengalami haid atau menstruasi dapat menyebabkan penyakit emboli. Emboli adalah masuknya oksigen atau udara ke dalam pembuluh darah yang terbuka saat menstruasi, sehingga dapat menyebabkan letupan di jantung.
~inspire from Pak Ellizar Adil~
Rasa Sakit
Rasa sakit adalah deteksi atau peringatan untuk melindungi tubuh. Dengan adanya rasa sakit kita jadi tahu bagian atau organ tubuh mana yang sedang mengalami gangguan.
Jangan Lagi Menusuk Dari Belakang (AIDS)
Penyakit AIDS, selain dari jarum suntik narkoba bisa juga disebabkan oleh hubungan seks yang tidak sehat seperti menggauli lewat dubur, baik itu hubungan dengan pria maupun wanita. Ini dikarenakan di dalam dubur manusia terdapat pembuluh darah, pada saat pembuluh darah ini pecah karena gesekan, maka darah akan bercampur dengan udara yang lembab dan dapat menimbulkan berbagai macam virus dan penyakit.
~inspire from Pak Ellizar Adil~
Maaf, jika bukan yang terbaik dan terindah yang kami berikan kepada Bapak, malah kami sering menganggap remeh dan terkadang melupakan Bapak yang sudah mati-matian menahan sakit hanya untuk memberi kami pelajaran hidup yang berharga di tengah kesombongan dan keangkuhan kami. Untuk selebihnya kenangan tentang Bapak akan selalu ada di sini di Dunia Maya ini, dan semoga menjadi hal yang bermanfaat bagi Dunia, walaupun hanya sedikit yang bisa saya ingat dan kutip dari omongan Bapak yang dulu saya sering tidak perhatikan...
(We All Miss You)
~Mengapa kita benar-benar baru terasa dan sadar bahwa sesuatu itu berharga, setelah kita kehilangannya~ Mengapa manusia begitu??? (Angin Utara)
Hubungan seks pada saat wanita sedang mengalami haid atau menstruasi dapat menyebabkan penyakit emboli. Emboli adalah masuknya oksigen atau udara ke dalam pembuluh darah yang terbuka saat menstruasi, sehingga dapat menyebabkan letupan di jantung.
~inspire from Pak Ellizar Adil~
Rasa Sakit
Rasa sakit adalah deteksi atau peringatan untuk melindungi tubuh. Dengan adanya rasa sakit kita jadi tahu bagian atau organ tubuh mana yang sedang mengalami gangguan.
Jangan Lagi Menusuk Dari Belakang (AIDS)
Penyakit AIDS, selain dari jarum suntik narkoba bisa juga disebabkan oleh hubungan seks yang tidak sehat seperti menggauli lewat dubur, baik itu hubungan dengan pria maupun wanita. Ini dikarenakan di dalam dubur manusia terdapat pembuluh darah, pada saat pembuluh darah ini pecah karena gesekan, maka darah akan bercampur dengan udara yang lembab dan dapat menimbulkan berbagai macam virus dan penyakit.
~inspire from Pak Ellizar Adil~
Maaf, jika bukan yang terbaik dan terindah yang kami berikan kepada Bapak, malah kami sering menganggap remeh dan terkadang melupakan Bapak yang sudah mati-matian menahan sakit hanya untuk memberi kami pelajaran hidup yang berharga di tengah kesombongan dan keangkuhan kami. Untuk selebihnya kenangan tentang Bapak akan selalu ada di sini di Dunia Maya ini, dan semoga menjadi hal yang bermanfaat bagi Dunia, walaupun hanya sedikit yang bisa saya ingat dan kutip dari omongan Bapak yang dulu saya sering tidak perhatikan...
(We All Miss You)
~Mengapa kita benar-benar baru terasa dan sadar bahwa sesuatu itu berharga, setelah kita kehilangannya~ Mengapa manusia begitu??? (Angin Utara)
Yang Muda Belum Tentu Yang Hebat
Pagi hari yang lembab di kota Daddarido karena malamnya diguyur hujan yang lebat selama hampir 5 jam. Asap-asap pabrik bercampur dengan sejuknya embun menambah suasana kota kecil yang lembab namun modern dengan pemukiman-pemukiman klasik bergaya abad 17. Di lorong-lorong gelapnya para penjaja surat kabar mengabarkan berita yang sangat mengejutkan tentang wanita muda berusia 20 tahun menikah dengan pria tua berusia 80 tahun. Belum habis rasa terkejut para penduduk, ke esokan hari setelah pernikahan itu tepatnya pada malam harinya sang wanita muda meninggal. Menurut pemeriksaan wanita muda tersebut meninggal karena tertusuk benda tumpul dan berkarat.
3 hari setelah pemberitaan yang mengejutkan warga kota itu, surat-surat kabar kota lembab tersebut kembali dikejutkan dengan pernikahan lintas zaman. Seorang pemuda berusia 23 tahun menikah dengan seorang wanita tua berusia 83 tahun, dan nasib pemuda pun tragis. Pria muda tersebut meninggal pada malam hari setelah mereka melangsungkan pesta pernikahan, kuat dugaan pria muda tersebut meninggal karena meminum susu yang sudah basi.
Ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..just kidding dude..
3 hari setelah pemberitaan yang mengejutkan warga kota itu, surat-surat kabar kota lembab tersebut kembali dikejutkan dengan pernikahan lintas zaman. Seorang pemuda berusia 23 tahun menikah dengan seorang wanita tua berusia 83 tahun, dan nasib pemuda pun tragis. Pria muda tersebut meninggal pada malam hari setelah mereka melangsungkan pesta pernikahan, kuat dugaan pria muda tersebut meninggal karena meminum susu yang sudah basi.
Ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..just kidding dude..
Jalan Menemukanmu
Hidup ini singkat, tidak ada waktu untuk meninggalkan kata-kata penting tak terucapkan..
Dan jangan mengira kau dapat mengarahkan jalannya cinta, sebab cinta, apabila dia menilaimu memang pantas, maka cintalah yang akan mengarahkanmu...
~Paulo Coelho dan Khalil Gibran~
Dan jangan mengira kau dapat mengarahkan jalannya cinta, sebab cinta, apabila dia menilaimu memang pantas, maka cintalah yang akan mengarahkanmu...
~Paulo Coelho dan Khalil Gibran~
Hati-Hati, Kafir...
Manusia bisa menjadi kafir melalui :
1. Perbuatan
2. Kata-kata
3. I’tikhat
Untuk perbuatan kita sudah relative mengetahui hal apa saja yang dapat membuat kita menjadi kafir, karena hal itu bisa dapat terang-terangan dan jelasa kita rasakan.Tapi untuk kata-kata kita tanpa sadar seringkali melakukannya, seperti kata-kata :
“ Sialan..hujan lagi!!!???
Dengan kata-kata seperti itu tanpa sadar kita telah manjadi kafir, karena kita telah menghina ciptaan ALLAH, telah mencaci perbuatan ALLAH, telah menyimpulkan bahwa perbuatan ALLAH adalah salah. Selain kata-kata di atas ada juga kata-kata seperti :
“Anggota keluarga dari para Nabi juga ada yang kafir dan ga’ benar, seperti putra Nabi Nuh as, Istri Nabi Luth, dan Paman Nabi Muhammad s.a.w, berarti para Nabi juga ga’ benar yaa mendidik anggota keluarganya”.
Ini jelas salah, para Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan ALLAH dan para pilihan ALLAH pastinya adalah manusia-manusia istimewa yang sudah diciptkan sedemikian rupa untuk menuntun manusia ke jalan yang benar, dan jika memang ada manusia bahkan anggota keluarga para Nabi dan Rasul yang menempuh jalan menyimpang itu adalah pilihan meraka. Karena manusia bertanggung jawab atas dirinya masing-masing, sekuat dan sehebat apapun orang yang disampingnya untuk menemani dan memberitahukan pilihan tetap ada pada manusia itu.
Cara menghapus dosa kafir kata-kata seperti di atas adalah dengan melaksanakan Shalat 5 waktu. Sebenarnya setiap harinya kita tanpa sadar telah menjadi kafir. Tapi, karena Shalat 5 waktu tanpa sadar pula kita menjadi beriman kembali.
1. Perbuatan
2. Kata-kata
3. I’tikhat
Untuk perbuatan kita sudah relative mengetahui hal apa saja yang dapat membuat kita menjadi kafir, karena hal itu bisa dapat terang-terangan dan jelasa kita rasakan.Tapi untuk kata-kata kita tanpa sadar seringkali melakukannya, seperti kata-kata :
“ Sialan..hujan lagi!!!???
Dengan kata-kata seperti itu tanpa sadar kita telah manjadi kafir, karena kita telah menghina ciptaan ALLAH, telah mencaci perbuatan ALLAH, telah menyimpulkan bahwa perbuatan ALLAH adalah salah. Selain kata-kata di atas ada juga kata-kata seperti :
“Anggota keluarga dari para Nabi juga ada yang kafir dan ga’ benar, seperti putra Nabi Nuh as, Istri Nabi Luth, dan Paman Nabi Muhammad s.a.w, berarti para Nabi juga ga’ benar yaa mendidik anggota keluarganya”.
Ini jelas salah, para Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan ALLAH dan para pilihan ALLAH pastinya adalah manusia-manusia istimewa yang sudah diciptkan sedemikian rupa untuk menuntun manusia ke jalan yang benar, dan jika memang ada manusia bahkan anggota keluarga para Nabi dan Rasul yang menempuh jalan menyimpang itu adalah pilihan meraka. Karena manusia bertanggung jawab atas dirinya masing-masing, sekuat dan sehebat apapun orang yang disampingnya untuk menemani dan memberitahukan pilihan tetap ada pada manusia itu.
Cara menghapus dosa kafir kata-kata seperti di atas adalah dengan melaksanakan Shalat 5 waktu. Sebenarnya setiap harinya kita tanpa sadar telah menjadi kafir. Tapi, karena Shalat 5 waktu tanpa sadar pula kita menjadi beriman kembali.
Di Atas Langit Masih Ada Langit, Sandrro
Di suatu hari yang panas Sandrro sedang berjalan pulang dari tempat organisasinya, ia menganggap organisasi yang ia bentukitu adalah organisasi yang cerdas dan modern di daerah itu. Organisasi kumpulan anak-anak cerdas dan berbakat itu ia namakan Eureka, berasal dari bahasa Yunani yang berarti “akhirnya aku menemukannya” berawal dari Archimedes yang tanpa sengaja berhasil menemukan dalil berat jenis air.
Di tengah jalan Sandrro bertemu dengan Cesco, seorang pemuda yang bisa dibilang cerdas namun pemalas, cenderung urakan dan terlalu santai. Cesco pun memulai pembicaraan dengan Sandroo yang sombong.
Cesco : Heelllloowww, lemari buku berjalan, abis pulang dari organisasi lelucon itu yaaa???
Sandrro : Bukan urusanmu pecundang..
Cesco : Ouww...aku terkejut..ternyata bisa ngomong juga????
Sandrro : Enyahlah, jangan mengangguku!!!
Cesco : Tidak ada niat buat menganggu, tapi ternyata benar apa yang dibilang orang selama ini yaa...kau ini orang pintar yang sombong, padahal di atas langit masih ada langit loooo...
Sandrro : Berisik, jangan mengkuliahi ku!!!
Cesco : Hmmm..oukey deeh, ngomong-ngomong kau itu katanya tidak bisa ditipu, berinstink tajam, dan pandai menganalisa yaa??? Kalau begitu aku punya peralatan pintar yang bisa untuk menipumu..
Sandrro : Coba saja..di mana peralatan pintarmu itu keluarkan semua???!!!
Cesco : Tunggu dulu, sabar sebentar..semua peralatannya ada di rumah, aku akan ambil dulu sebentar, sekitar 15 menit...
Sandrro : Ouukeyyy..cepat ambil sana pecundang...
Cesco : Baaiiikkk..tunggulah di sini bersama waktu dan aspal ini..
Sandrro pun menunggu, 15 menit telah berlalu...30 menit telah berlalu..45 menit telah berlalu dan yang terakhir 60 menit berlalu..Sandrro pun sadar sambil berkata
Sandrro : Sial aku di tipu...
He..he..he..he..he..di atas Langit masih ada Langit, Sandrro...
Di tengah jalan Sandrro bertemu dengan Cesco, seorang pemuda yang bisa dibilang cerdas namun pemalas, cenderung urakan dan terlalu santai. Cesco pun memulai pembicaraan dengan Sandroo yang sombong.
Cesco : Heelllloowww, lemari buku berjalan, abis pulang dari organisasi lelucon itu yaaa???
Sandrro : Bukan urusanmu pecundang..
Cesco : Ouww...aku terkejut..ternyata bisa ngomong juga????
Sandrro : Enyahlah, jangan mengangguku!!!
Cesco : Tidak ada niat buat menganggu, tapi ternyata benar apa yang dibilang orang selama ini yaa...kau ini orang pintar yang sombong, padahal di atas langit masih ada langit loooo...
Sandrro : Berisik, jangan mengkuliahi ku!!!
Cesco : Hmmm..oukey deeh, ngomong-ngomong kau itu katanya tidak bisa ditipu, berinstink tajam, dan pandai menganalisa yaa??? Kalau begitu aku punya peralatan pintar yang bisa untuk menipumu..
Sandrro : Coba saja..di mana peralatan pintarmu itu keluarkan semua???!!!
Cesco : Tunggu dulu, sabar sebentar..semua peralatannya ada di rumah, aku akan ambil dulu sebentar, sekitar 15 menit...
Sandrro : Ouukeyyy..cepat ambil sana pecundang...
Cesco : Baaiiikkk..tunggulah di sini bersama waktu dan aspal ini..
Sandrro pun menunggu, 15 menit telah berlalu...30 menit telah berlalu..45 menit telah berlalu dan yang terakhir 60 menit berlalu..Sandrro pun sadar sambil berkata
Sandrro : Sial aku di tipu...
He..he..he..he..he..di atas Langit masih ada Langit, Sandrro...
Bertindak
Apakah lebih baik bertindak atau menunggu???
Jawabannya adalah lebih baik bertindak, karena semakin cepat kita bertindak semakin cepat kita salah dan semakin cepat pula kita membenarkan kesalahan tersebut, untuk bisa lebih cepat dalam mencapai keberhasilan..
ALLAH menciptakan kita 1 otak dan 1 lidah, akan tetapi ALLAH menciptakan 2 tangan dan 2 kaki..itu karena ALLAH menghendaki kita untuk 2x lebih banyak dalam berusaha dan bertindak daripada sekedar berpikir dan berbicara..~Angin Utara~
Jawabannya adalah lebih baik bertindak, karena semakin cepat kita bertindak semakin cepat kita salah dan semakin cepat pula kita membenarkan kesalahan tersebut, untuk bisa lebih cepat dalam mencapai keberhasilan..
ALLAH menciptakan kita 1 otak dan 1 lidah, akan tetapi ALLAH menciptakan 2 tangan dan 2 kaki..itu karena ALLAH menghendaki kita untuk 2x lebih banyak dalam berusaha dan bertindak daripada sekedar berpikir dan berbicara..~Angin Utara~
Khasiat Buah Apel
Kandungan nutrisi terbesar dalam apel adalah serat (fiber) dan Phytonutrients yang berdasarkan penelitian bermanfaat untuk menurunkan kadar kolestrol dalam darah, meningkatkan metabolisme tubuh dan bermanfaat juga untuk mengurangi resiko serangan jantung, stroke, kanker prostat, diabetes type II, dan asma.
Bahkan berdasarkan penelitian di Finlandia, berdiet dengan mengkonsumsi apel yang banyak mengandung Pytonutrients bisa mengurangi 46% tingkat resiko kanker paru-paru. Dengan mengkonsumsi 2 buah apel sehari atau 12 ons 100% apel dapat mengurangi pengaruh buruk dari kolestrol LDL negative.
Bahkan berdasarkan penelitian di Finlandia, berdiet dengan mengkonsumsi apel yang banyak mengandung Pytonutrients bisa mengurangi 46% tingkat resiko kanker paru-paru. Dengan mengkonsumsi 2 buah apel sehari atau 12 ons 100% apel dapat mengurangi pengaruh buruk dari kolestrol LDL negative.
Minggu, 12 Juni 2011
Bicara Tentang Teman dan Sahabat
“Manusia tak kan pernah bisa menang dari rasa kesepian” (Gaara) itulah salah satu kata yang di ungkapkan Masashi Kishimoto melalui Gaara, oleh sebab itulah manusia membutuhkan teman dan sahabat baik dalam keadaan apapun untuk mengeluarkan kita dari kesepian, kehampaan dan kesusahan. Berbicara tentang teman dan sahabat ada beberapa tokoh yang mengartikan hubungan antar manusia itu seperti ini :
"Sekuntum mawar akan menjadi kebunku. Seorang sahabat sejati akan menjadi duniaku." Leo Buscaglia (1924-1998), Sastrawan AS
“Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang”. ~Thomas J. Watson~
“Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya”. ~Ali bin Abi Thalib~
“Shinobi yang melanggar aturan memang disebut sampah, tetapi shinobi yang meninggalkan sahabatnya lebih rendah dari sampah” (Uchiha Obito, by Masashi Kishimoto)
”Ninja Yang Paling Buruk adalah Ninja Pengkhianat Desa… Ninja Yang Lebih Buruk Dari Ninja Pengkhianat Desa Adalah Ninja Yang Membiarkan Temannya Dalam Bahaya….!!!” (Kakashi Hatake by Masashi Kishimoto)
“Daripada suapan terakhir makanan selezat apapun atau diejek gendut, aku lebih tidak bisa memaafkanmu kalau kau menghina sahabatku !!!!!” (Chouji Akimichi by Masashi Kishimoto)
Namun terkadang di dalam hubungan pertemanan dan persahabatan pasti ada beda pendapat yang dapat menyulut perpecahan, dan ingat
“Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda”. ~Baginda Nabi Muhammad s.a.w~
Serta pahamilah bahwa biarpun kita teman dan sahabat tapi kita juga punya kehidupan dan masalah masing-masing :
“Jika Anda tak dapat memahami teman dalam semua keadaan, maka Anda tak akan pernah dapat memahaminya sampai kapanpun”. (Kahlil Gibran)
Maka hanya maaf yang bisa menyatukannya kembali :
"Mereka yang berjiwa lemah tak akan mampu memberi seuntai maaf tulus.
Pemaaf sejati hanya melekat bagi mereka yang berjiwa tangguh." (Mohandas Gandhi)
“Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain,sama saja dengan orang yang memutuskan jembatan yang harus dilaluinya,karena semua orang perlu di maafkan”. (Thomas Fuller)
Karena pertemanan dan persahabatan akan lebih indah jika kita bisa untuk saling memaafkan dan memahami
"Karena bukan di telingaku kau membisik, namun di hatiku. Karena bukan di bibirku kau mengecup, namun di jiwaku." Judy Garland, Aktris Hollywood (1922-1969)
Dan janganlah bersedih jika kau belum mendapat teman
“Mungkin sekarang kau memang sendirian. Tapi, kelak kau pasti akan bertemu teman!!! Kelak kau pasti bertemu teman yang akan menyanyangi dan melindungimu!!! Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dilahirkan benar-benar sendirian!! Di saat sedih kau harus tertawa karena mereka sedang menunggumu di sana. Pergi dan temui teman-temanmu dan hiduplah bersama mereka!!!” ~Haguar D Sauro by Eiichiro Oda~
Kalau penulis sendiri teman dan sahabat adalah :
“Teman dan sahabat adalah pencarian dan pendianganmu..
Kau mencarinya saat engkau membutuhkannya..
dan engkau memerlukannya untuk mengisi hatimu dalam peristirahatan terakhir di keabadianmu nanti..” ~Angin Utara~
“Kita lebih bisa memahami teman yang pernah menangis dan kesusahan bersama kita..
Dibandingkan dengan teman yang pernah berbahagia dan bersenang-senang bersama kita..”~Angin Utara~
Ingatlah bahwa :
"Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima." Ivan Panin, Matematikawan Rusia (1855-1942)
Hanya ada beberapa kata sebelum penulis mengakhiri tulisan saat ini, yaitu : “Kenanglah, karena kita adalah, TEMAN”.
"Sekuntum mawar akan menjadi kebunku. Seorang sahabat sejati akan menjadi duniaku." Leo Buscaglia (1924-1998), Sastrawan AS
“Jangan mencari kawan yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yang memaksa Anda terus berkembang”. ~Thomas J. Watson~
“Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya”. ~Ali bin Abi Thalib~
“Shinobi yang melanggar aturan memang disebut sampah, tetapi shinobi yang meninggalkan sahabatnya lebih rendah dari sampah” (Uchiha Obito, by Masashi Kishimoto)
”Ninja Yang Paling Buruk adalah Ninja Pengkhianat Desa… Ninja Yang Lebih Buruk Dari Ninja Pengkhianat Desa Adalah Ninja Yang Membiarkan Temannya Dalam Bahaya….!!!” (Kakashi Hatake by Masashi Kishimoto)
“Daripada suapan terakhir makanan selezat apapun atau diejek gendut, aku lebih tidak bisa memaafkanmu kalau kau menghina sahabatku !!!!!” (Chouji Akimichi by Masashi Kishimoto)
Namun terkadang di dalam hubungan pertemanan dan persahabatan pasti ada beda pendapat yang dapat menyulut perpecahan, dan ingat
“Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda”. ~Baginda Nabi Muhammad s.a.w~
Serta pahamilah bahwa biarpun kita teman dan sahabat tapi kita juga punya kehidupan dan masalah masing-masing :
“Jika Anda tak dapat memahami teman dalam semua keadaan, maka Anda tak akan pernah dapat memahaminya sampai kapanpun”. (Kahlil Gibran)
Maka hanya maaf yang bisa menyatukannya kembali :
"Mereka yang berjiwa lemah tak akan mampu memberi seuntai maaf tulus.
Pemaaf sejati hanya melekat bagi mereka yang berjiwa tangguh." (Mohandas Gandhi)
“Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain,sama saja dengan orang yang memutuskan jembatan yang harus dilaluinya,karena semua orang perlu di maafkan”. (Thomas Fuller)
Karena pertemanan dan persahabatan akan lebih indah jika kita bisa untuk saling memaafkan dan memahami
"Karena bukan di telingaku kau membisik, namun di hatiku. Karena bukan di bibirku kau mengecup, namun di jiwaku." Judy Garland, Aktris Hollywood (1922-1969)
Dan janganlah bersedih jika kau belum mendapat teman
“Mungkin sekarang kau memang sendirian. Tapi, kelak kau pasti akan bertemu teman!!! Kelak kau pasti bertemu teman yang akan menyanyangi dan melindungimu!!! Tidak ada seorang pun di dunia ini yang dilahirkan benar-benar sendirian!! Di saat sedih kau harus tertawa karena mereka sedang menunggumu di sana. Pergi dan temui teman-temanmu dan hiduplah bersama mereka!!!” ~Haguar D Sauro by Eiichiro Oda~
Kalau penulis sendiri teman dan sahabat adalah :
“Teman dan sahabat adalah pencarian dan pendianganmu..
Kau mencarinya saat engkau membutuhkannya..
dan engkau memerlukannya untuk mengisi hatimu dalam peristirahatan terakhir di keabadianmu nanti..” ~Angin Utara~
“Kita lebih bisa memahami teman yang pernah menangis dan kesusahan bersama kita..
Dibandingkan dengan teman yang pernah berbahagia dan bersenang-senang bersama kita..”~Angin Utara~
Ingatlah bahwa :
"Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima." Ivan Panin, Matematikawan Rusia (1855-1942)
Hanya ada beberapa kata sebelum penulis mengakhiri tulisan saat ini, yaitu : “Kenanglah, karena kita adalah, TEMAN”.
Sedikit Tentang Salah Satu Tipe Kepribadian
Ke-Pri-Ba-Dian, dari sudut pandang psikologi adalah studi empiris yang sangat kompleks dan terus berkembang. Dalam bahasa Inggris, kepribadian disebut personality. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani “persona”, yang berarti topeng. Istilah ini lalu diadopsi oleh orang-orang Roma dan mendapatkan konotasi baru yaitu: “sebagaimana seseorang Nampak dihadapan orang lain”. Konotasi ini seakan-akan menunjukkan bahwa kepribadian bukanlah diri orang tersebut yang sebenarnya.
Yaa kepribadian seseorang memang sulit untuk dibaca dan diukur, karena salah satu sifat dari kepribadian itu sendiri yang dinamis. Apalagi kalau kita hanya sekilas mengenal dan dekat dengan seseorang, misalnya orang yang terlihat kuat dan tegar dari luar belum tentu dalam dirinya juga seperti itu, malah setelah dekat dan bisa memahaminya bisa jadi dia seorang yang sensitive dan sangat perasa. Dan ada pula yang kebalikannya, orang yang terlihat lemah, layu dan sensitive justru kuat, pantang menyerah dan terkadang licik.
Oleh karena itu sebenarnya yang dapat di ukur adalah bukan dari sisi kepribadian seseorang tapi atribut yang melekat pada seseorang yang berkaitan dengan sifatnya seperti perilaku (rajin, pemalas dll) dan bakat.
Kepribadian seseorang berkembang sebagai respon dari 4 tegangan pokok, yaitu:
1. Proses pertumbuhan fisiologis,
2. Frustasi
3. Konflik
4. Ancaman
Dari ketegangan-ketegangan inilah sesorang terpaksa mempelajari cara-cara baru untuk mereduksi ketegangan tersebut, sehingga terbentuklah suatu perkembangan kepribadian.
Pada kesempatan ini saya ingin berbagi tentang teori kepribadian dari Pendekatan Tipologis dan “Trait”, siapa tau dari ciri-ciri yang nanti ada yang mewakili diri anda, teman, orang tua, saudara atau mungkin juga seseorang yang sedang anda dambakan.
Pendekatan tipologis dan “trait” terhadap kepribadian berusaha memisahkan dan memberikan sifat dasar individu yang mengarahkan perilaku sehingga bisa dikelompokkan dalam klasifikasi tertentu. Pendekatan ini memusatkan diri pada kepribadian umum dan lebih banyak berkaitan dengan pendeskripsian kepribadian dan
meramalkan perilaku, tetapi kurang memperhatikan segi proses serta perkembangannya.
Pendekatan tipologis pernah dilakukan oleh Hipocrates (460-377 SM), seorang Bapak Ilmu Kedokteran pada abad IV SM. Ia mendasarkan tipologinya pada cairan-cairan tubuh yang mempengaruhi tempramen seseorang. Ia membagi kepribadian menjadi 4 tipe menurut nam cairan yang mempengaruhinya, yaitu:
a. melankolik dipengaruhi oleh empedu hitam (murung, depresif)
b. sanguinis dipengaruhi oleh darah (gembira, optimistik)
c. kholerik dipengaruhi oleh empedu kuning (mudah marah)
d. phlegmatik dipengaruhi oleh cairan lendir (tenang, lamban, tidak mudah dirangsang).
Pada tahun 1935 seorang ahli bernama Kretchmer mengemukakan teori kepribadian yang didasarkan pada bentuk tubuh seseorang. Mereka yang berbentuk tubuh gemuk dan bulat digolongkan sebagai Endomorph yaitu orang-orang yang mudah bergaul, periang dan santai. Sedangkan orang-orang yang tinggi kurus digolongkan sebagai Ectomorph yaitu orang yang sangat serius, senang menyendiri, selalu menjaga jarak dengan orang lain dan amat perasa. Kemudian orang-orang yang berbadan tegap dan atletis digolongkan sebagai Mesomorph orang yang agak cerewet, agresif dan sangat aktif secara fisik.
Pendekatan tipologis yang saat ini banyak digunakan adalah tipologi Introvert-Ekstrovert yang mula-mula dikembangkan oleh Carl Guztav Jung (1875-1961) lalu dilanjutkan oleh H.J. Eyesenck. Jung mengatakan bahwa kepribadian manusia dapat dibagi menjadi 2 kecenderungan extrim berdasarkan reaksi individu terhadap pengalamannya.
Pada kutub extrim pertama adalah kecenderungan introversi atau introvert yaitu menarik diri dan tenggelam dalam pengalaman-pengalaman batinnya sendiri. Orang yang mempunyai kecenderungan ini biasanya tertutup, tidak terlalu memperhatikan orang lain dan agak pendiam. Orang introvert juga lebih rentan terkena penyakit jiwa, yang disebabkan orang introvert mempunyai daya tamping/daya tahan terhadap rasa/stress yang sangat besar. Namun jika terlalu lama dipendam bisa menumpuk dan menyebabkan gangguan jiwa.
Kutub extrim yang lain adalah extraversi atau extrovert yaitu membuka diri dalam kontak dengan orang-orang, peristiwa-peristiwa dan benda-benda di sekitarnya. Orang extrovert lebih rentan bunuh diri, karena tipe orang extrovert mudah membaur dan menceritakan semua masalahnya pada orang sekitar, terlebih lagi kelompoknya. Tetapi, jika pada suatu saat orang disekitarnya tidak peduli lagi padanya atau merasa sibuk dengan urusannya masing-masing, maka orang dengan tipe extrovert akan merasa sepi, tidak berharga dan frustasi lalu cenderung lebih memilih untuk mengakhiri hidupnya.
Nahhh..anda tipe yang mana, diantara beberapa tipe kepribadian tersebut??...memang sepertinya semua tipe kepribadian tersebut ada dalam diri kita, tapi salah satunya pasti ada yang dominan dalam perilaku kita tergantung dari diri anda sendiri dalam memaknai hidup.
"Elemen terpenting pada diri kita bukan pada otak. Namun, pada apa yang menuntun otak kita, seperti : kepribadian, hati, kebaikan, dan ide-ide progresif." Fyodor Dostoyevsky (1821-1881)
Referensi
Dwi, R., & Prabowo, H. (1998). Psikologi umum 2, seri diktat kuliah. Jakarta : Universitas Gunadarma
Yaa kepribadian seseorang memang sulit untuk dibaca dan diukur, karena salah satu sifat dari kepribadian itu sendiri yang dinamis. Apalagi kalau kita hanya sekilas mengenal dan dekat dengan seseorang, misalnya orang yang terlihat kuat dan tegar dari luar belum tentu dalam dirinya juga seperti itu, malah setelah dekat dan bisa memahaminya bisa jadi dia seorang yang sensitive dan sangat perasa. Dan ada pula yang kebalikannya, orang yang terlihat lemah, layu dan sensitive justru kuat, pantang menyerah dan terkadang licik.
Oleh karena itu sebenarnya yang dapat di ukur adalah bukan dari sisi kepribadian seseorang tapi atribut yang melekat pada seseorang yang berkaitan dengan sifatnya seperti perilaku (rajin, pemalas dll) dan bakat.
Kepribadian seseorang berkembang sebagai respon dari 4 tegangan pokok, yaitu:
1. Proses pertumbuhan fisiologis,
2. Frustasi
3. Konflik
4. Ancaman
Dari ketegangan-ketegangan inilah sesorang terpaksa mempelajari cara-cara baru untuk mereduksi ketegangan tersebut, sehingga terbentuklah suatu perkembangan kepribadian.
Pada kesempatan ini saya ingin berbagi tentang teori kepribadian dari Pendekatan Tipologis dan “Trait”, siapa tau dari ciri-ciri yang nanti ada yang mewakili diri anda, teman, orang tua, saudara atau mungkin juga seseorang yang sedang anda dambakan.
Pendekatan tipologis dan “trait” terhadap kepribadian berusaha memisahkan dan memberikan sifat dasar individu yang mengarahkan perilaku sehingga bisa dikelompokkan dalam klasifikasi tertentu. Pendekatan ini memusatkan diri pada kepribadian umum dan lebih banyak berkaitan dengan pendeskripsian kepribadian dan
meramalkan perilaku, tetapi kurang memperhatikan segi proses serta perkembangannya.
Pendekatan tipologis pernah dilakukan oleh Hipocrates (460-377 SM), seorang Bapak Ilmu Kedokteran pada abad IV SM. Ia mendasarkan tipologinya pada cairan-cairan tubuh yang mempengaruhi tempramen seseorang. Ia membagi kepribadian menjadi 4 tipe menurut nam cairan yang mempengaruhinya, yaitu:
a. melankolik dipengaruhi oleh empedu hitam (murung, depresif)
b. sanguinis dipengaruhi oleh darah (gembira, optimistik)
c. kholerik dipengaruhi oleh empedu kuning (mudah marah)
d. phlegmatik dipengaruhi oleh cairan lendir (tenang, lamban, tidak mudah dirangsang).
Pada tahun 1935 seorang ahli bernama Kretchmer mengemukakan teori kepribadian yang didasarkan pada bentuk tubuh seseorang. Mereka yang berbentuk tubuh gemuk dan bulat digolongkan sebagai Endomorph yaitu orang-orang yang mudah bergaul, periang dan santai. Sedangkan orang-orang yang tinggi kurus digolongkan sebagai Ectomorph yaitu orang yang sangat serius, senang menyendiri, selalu menjaga jarak dengan orang lain dan amat perasa. Kemudian orang-orang yang berbadan tegap dan atletis digolongkan sebagai Mesomorph orang yang agak cerewet, agresif dan sangat aktif secara fisik.
Pendekatan tipologis yang saat ini banyak digunakan adalah tipologi Introvert-Ekstrovert yang mula-mula dikembangkan oleh Carl Guztav Jung (1875-1961) lalu dilanjutkan oleh H.J. Eyesenck. Jung mengatakan bahwa kepribadian manusia dapat dibagi menjadi 2 kecenderungan extrim berdasarkan reaksi individu terhadap pengalamannya.
Pada kutub extrim pertama adalah kecenderungan introversi atau introvert yaitu menarik diri dan tenggelam dalam pengalaman-pengalaman batinnya sendiri. Orang yang mempunyai kecenderungan ini biasanya tertutup, tidak terlalu memperhatikan orang lain dan agak pendiam. Orang introvert juga lebih rentan terkena penyakit jiwa, yang disebabkan orang introvert mempunyai daya tamping/daya tahan terhadap rasa/stress yang sangat besar. Namun jika terlalu lama dipendam bisa menumpuk dan menyebabkan gangguan jiwa.
Kutub extrim yang lain adalah extraversi atau extrovert yaitu membuka diri dalam kontak dengan orang-orang, peristiwa-peristiwa dan benda-benda di sekitarnya. Orang extrovert lebih rentan bunuh diri, karena tipe orang extrovert mudah membaur dan menceritakan semua masalahnya pada orang sekitar, terlebih lagi kelompoknya. Tetapi, jika pada suatu saat orang disekitarnya tidak peduli lagi padanya atau merasa sibuk dengan urusannya masing-masing, maka orang dengan tipe extrovert akan merasa sepi, tidak berharga dan frustasi lalu cenderung lebih memilih untuk mengakhiri hidupnya.
Nahhh..anda tipe yang mana, diantara beberapa tipe kepribadian tersebut??...memang sepertinya semua tipe kepribadian tersebut ada dalam diri kita, tapi salah satunya pasti ada yang dominan dalam perilaku kita tergantung dari diri anda sendiri dalam memaknai hidup.
"Elemen terpenting pada diri kita bukan pada otak. Namun, pada apa yang menuntun otak kita, seperti : kepribadian, hati, kebaikan, dan ide-ide progresif." Fyodor Dostoyevsky (1821-1881)
Referensi
Dwi, R., & Prabowo, H. (1998). Psikologi umum 2, seri diktat kuliah. Jakarta : Universitas Gunadarma
Di Hari Ini, Hilang Semua Mimpiku
Ada seorang supir truk muda yang baru saja tiba di bar malam untuk sedikit menikmati hawa kehidupan malam itu, setelah seharian penuh membunuh waktu di jalan raya. Di depan matanya ia melihat seorang pria muda berkaca mata, berperawakan sedang, mengenakan kemeja biru langit dengan celana bahan hitam sedang menatap minumannya dengan sedih dan penuh keputus-asaan. Tanpa pikir panjang supir truk itu pun langsung menyambar dan menenggak habis minuman tersebut, lalu tiba-tiba pria berkaca mata itu bertambah sedih sampai menangis tersedu-sedu. Supir truk yang merasa bersalah itu kaget dan berusaha untuk menenangkan pria tersebut dengan berkata
Supir truk : Hei, kenapa sampai seperti itu kawan, santai saja nanti aku belikan minuman yang lain.
Pria sedih : Bukan seperti itu kawan, kau tidak tau masalah ku. Hari ini adalah hari yang paling sial dan membuatku menderita.
Supir truk : Memangnya kenapa denganmu pada hari ini???
Pria sedih : Di hari ini aku bangun telat karena kemarinnya aku tidur sangat larut malam mengerjakan tugas kantor milik istriku, saat berangkat ke kantor dengan terburu-buru di tengah jalan mobilku mendadak mogok dan aku terpaksa naik taksi. Sesampainya di kantor aku sangat telat dan yang lebih parahnya lagi semua data penting yang akan dipresentasikan ikut tertinggal di mobil taksi bersama dompetku, bossku pun tanpa pikir panjang langsung memecatku. Di saat aku pulang ke rumah ingin menceritakan semua deritaku pada isteriku di hari ini, dan hilanglah semua mimpiku, karena aku memergoki isteriku telah berselingkuh dengan tukang kebunku. Dan yang terakhir, pada saat aku ingin mengakhiri hidupku kau pun datang dan meminum racunku.
Supir truk : ------------------------------------------------------------
“Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu”. ~Sydney Smith~
Supir truk : Hei, kenapa sampai seperti itu kawan, santai saja nanti aku belikan minuman yang lain.
Pria sedih : Bukan seperti itu kawan, kau tidak tau masalah ku. Hari ini adalah hari yang paling sial dan membuatku menderita.
Supir truk : Memangnya kenapa denganmu pada hari ini???
Pria sedih : Di hari ini aku bangun telat karena kemarinnya aku tidur sangat larut malam mengerjakan tugas kantor milik istriku, saat berangkat ke kantor dengan terburu-buru di tengah jalan mobilku mendadak mogok dan aku terpaksa naik taksi. Sesampainya di kantor aku sangat telat dan yang lebih parahnya lagi semua data penting yang akan dipresentasikan ikut tertinggal di mobil taksi bersama dompetku, bossku pun tanpa pikir panjang langsung memecatku. Di saat aku pulang ke rumah ingin menceritakan semua deritaku pada isteriku di hari ini, dan hilanglah semua mimpiku, karena aku memergoki isteriku telah berselingkuh dengan tukang kebunku. Dan yang terakhir, pada saat aku ingin mengakhiri hidupku kau pun datang dan meminum racunku.
Supir truk : ------------------------------------------------------------
“Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu”. ~Sydney Smith~
Cinta (Kahlil Gibran)
Jika seorang pujangga besar seperti Kahlil Gibran bicara tentang cinta, maka inilah kata-kata indah yang di hasilkan olehnya :
CINTA (Kahlil Gibran)
AKU bicara perihal Cinta????…
Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.
Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemanakasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.
Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.
Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki; Karena cinta telah cukup bagi cinta.
Pabila kau mencintai kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu: Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.
Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.
Bagi saya saat seorang bermimpi karena cinta, tiada seorang pun yang akan bertanya mengapa...saat kita berduka karena cinta, karena cita-cita cinta yang tidak terwujud bagai benda tiada bernyawa. Tapi, itu bukan berarti aku takut bermimpi cinta, karena mimpi cinta seperti mimpi menggapai Bintang di Langit yang membuat semua mimpi terasa mempunyai arti.
CINTA (Kahlil Gibran)
AKU bicara perihal Cinta????…
Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.
Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.
Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemanakasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.
Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.
Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.
Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki; Karena cinta telah cukup bagi cinta.
Pabila kau mencintai kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.
Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu: Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.
Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.
Bagi saya saat seorang bermimpi karena cinta, tiada seorang pun yang akan bertanya mengapa...saat kita berduka karena cinta, karena cita-cita cinta yang tidak terwujud bagai benda tiada bernyawa. Tapi, itu bukan berarti aku takut bermimpi cinta, karena mimpi cinta seperti mimpi menggapai Bintang di Langit yang membuat semua mimpi terasa mempunyai arti.
Bulan Rajab
Bulan Rajab adalah salah satu Bulan istimewa yang diciptakan ALLAH SWT untuk manusia selain Bulan Sya’ban dan tentunya Bulan Ramdhan, pada kesempatan ini saya ingin berbagi pengetahuan tentang beberapa keistimewaan pada Bulan Rajab seperti yang disabdakan oleh Baginda Nabi Muhammad s.a.w :
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda
“Bahwasanya Rajab itu Bulan ALLAH, Sya’ban bagiku dan Ramadhan bagi ummatku”.
“Siapa menyambut kehadiran malam pertama Bulan Rajab, dengan aktifitas keagamaan, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, dzikir, shalawat dan lain-lain. Maka ia berjiwa hidup sekalipun umumnya manusia mati hatinya, dan ALLAH mencurahkan kebaikan dari (pikiran) bawah kepalanya. Ia bersih dari dosa seperti baru lahir dari kandungan Ibunya, dan ia diizinkan mensyafa’ati 70.000 ahli berdosa yang seharusnya di neraka. (Demikian dikutip dari kitab Lubil Albab, karya Maula Tajul ‘Arifin/A’rajiyah)”.
Selain itu dari Anas bin Malik, Nabi Muhammad s.a.w bersabda
“Siapa shalat sunnah di malam Bulan Rajab sesudah shalat Maghrib setiap rakaat setelah membaca Al-Fatihah membaca surat Al-Ikhlas (demikian sampai 20 rakaat dibuat dalam 10x salam). Maka dipeliharakan dirinya, keluarga dan mereka yang jadi tanggung jawabnya dari malapetaka Dunia dan siksa Akhirat”.
Nabi Muhammad s.a.w bersabda
“Camkanlah, bahwasanya Rajab adalah syahrullah yang pekak, siapa puasa 1 hari pada bulan itu penuh keyakinan dan keikhlasan, maka dapat dipastikan keridhaan ALLAH yang besar padanya. Dan siapa puasa 2 hari, maka seluruh masyarakat Langit dan Bumi tidak sanggup mensifati besarnya kharamah ALLAH yang diberikan kepadanya. Dan siapa puasa 3 hari, maka ia diselamatkan dari malapetaka di Dunia dan siksa Akhirat, juga terbebas dari penyakit gila, kusta dan sejenisnya, serta dari ancaman dajjal. Siapa puasa 7 hari, maka tertutuplah baginya 7 pintu neraka jahannam, siapa puasa 8 hari, maka terbukalah baginya 8 pintu surga, siapa puasa 10 hari, maka segala permohonannya dikabulkan oleh ALLAH SWT. Dan siapa puasa setengah bulan , maka diampuni dosa-dosa yang terdahulu, dan amal jahatnya diganti dengan amal baik, dan siapa menambah puasanya maka ALLAH juga menambah pahalanya”.
Selain sabda Nabi Muhammad s.a.w di atas ada lagi sabda lain yang membuat kita merasa tenang hidup dalam beragama Islam
“Di malam Isra Mi’raj aku melihat sebuah bengawan, airnya manis melebihi madu, sejuk melebihi es, harum melebihi kasturi. Lalu kutanyakan kepada Jibril, dan ia menjawab : “Bengawan itu disediakan bagi orang yang bershalawat kepadamu di Bulan Rajab”.
Muqatil ra. Berkata : “Bahwasanya di balik bukit Kof itu ada tanah putih, debunya seperti perak, seluas 7x alam Dunia dipenuhi jamaah malaikat, seandainya ada sebatang jarum terjatuh, pasti mengenai mereka. Setiapnya berbendera “LAAILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASUULULLAAH”. Mereka berhimpun setiap malam Jum’at Bulan Rajab disekeliling bukit Kof, mereka merendah memohon maaf bagi ummat Muhammad s.a.w, berikut adalah arti dari do’a mereka: “Yaa Tuhan, kasihanilah ummat Muhammad dan janganlah mereka tersiksa”.
Dan mereka (para malaikat) beristighfar, menunduk pada ALLAH hingga Shubuh . Maka ALLAH berfirman : “Hai para malaikat-KU, demi Kemuliaan dan Keluhuran-KU, AKU telah mengampuni mereka”.
Kata Rajab terdiri dari 3 huruf, RA-K, JIM dan BA-K, masing-masing berarti: “RAHMATULLAH, JARMIL ‘ABDI dan BIRRULLAAHI TA’AALAA, yang seolah-olah dikatakan: “Hai hamba-KU. Kujadikan dosa-dosa dan kebaikanmu diliput dengan rahmat-KU, maka tiada tetap dosa-dosamu berkat kemuliaan Bulan Rajab”.
Dikatakan pula bahwa setelah Rajab habis (hitungan bulannya), maka ia naik ke Langit, lalu ALLAH SWT berfirman : “Hai Bulan-KU, apakah mereka mencintai dan memuliakanmu? Maka diamlah Rajab, hingga ditanya dua tiga kali, kemudian jawabnya : “Yaa Tuhan, Engkaulah Yang Maha Pandai merahasiakan segala cacat dan cela, dan Engkau pula yang menyuruh makhluk-MU supaya merahasiakan pada orang lain, itulah sebabnya Rasul-MU menyebutku “pekak”, aku semata hanya mendengar kebaktian mereka, kekuatan dan kebaikan mereka, lain tidak. Selanjutnya ALLAH berfirman : “Engkaulah Bulan-KU yang pandai menyimpan cacat, dan pekak, hamba-hamba-KU yang ber’aib, Aku terima mereka berikut ‘aib/cacatnya berkat kehormatanmu seperti halnya Aku terima kamu berikut ‘aib/cacatmu. Aku mengampuni mereka sebab menyesali dosa mereka 1x dalam Bulan Rajab, dan dalam Bulan itu pula Aku tiada mencatat kemaksiatan mereka”. (Misykatul Anwar)
Yaa, seperti itulah sebagian besar keistimewaan Bulan Rajab, betapa indahnya bukan hidup dalam beragama. Asal kita mau berusaha untuk menjalani kehidupan ini di jalan yang benar kita akan selamat di Dunia dan Akhirat. Seorang penulis Charles R Swindoll pernah menyatakan : "Kita tidak bisa mengubah masa lalu. Kita tak bisa mengubah sesuatu yang tak bisa dihindari. Satu hal yang bisa kita lakukan adalah berpegang pada tali yang kita punya. Dan itu adalah perilaku yang benar."
Referensi
Ramadlan, A. BA. (1987). Tarjamah duratun nasishin. Surabaya : Mahkota
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda
“Bahwasanya Rajab itu Bulan ALLAH, Sya’ban bagiku dan Ramadhan bagi ummatku”.
“Siapa menyambut kehadiran malam pertama Bulan Rajab, dengan aktifitas keagamaan, seperti shalat malam, membaca Al-Qur’an, dzikir, shalawat dan lain-lain. Maka ia berjiwa hidup sekalipun umumnya manusia mati hatinya, dan ALLAH mencurahkan kebaikan dari (pikiran) bawah kepalanya. Ia bersih dari dosa seperti baru lahir dari kandungan Ibunya, dan ia diizinkan mensyafa’ati 70.000 ahli berdosa yang seharusnya di neraka. (Demikian dikutip dari kitab Lubil Albab, karya Maula Tajul ‘Arifin/A’rajiyah)”.
Selain itu dari Anas bin Malik, Nabi Muhammad s.a.w bersabda
“Siapa shalat sunnah di malam Bulan Rajab sesudah shalat Maghrib setiap rakaat setelah membaca Al-Fatihah membaca surat Al-Ikhlas (demikian sampai 20 rakaat dibuat dalam 10x salam). Maka dipeliharakan dirinya, keluarga dan mereka yang jadi tanggung jawabnya dari malapetaka Dunia dan siksa Akhirat”.
Nabi Muhammad s.a.w bersabda
“Camkanlah, bahwasanya Rajab adalah syahrullah yang pekak, siapa puasa 1 hari pada bulan itu penuh keyakinan dan keikhlasan, maka dapat dipastikan keridhaan ALLAH yang besar padanya. Dan siapa puasa 2 hari, maka seluruh masyarakat Langit dan Bumi tidak sanggup mensifati besarnya kharamah ALLAH yang diberikan kepadanya. Dan siapa puasa 3 hari, maka ia diselamatkan dari malapetaka di Dunia dan siksa Akhirat, juga terbebas dari penyakit gila, kusta dan sejenisnya, serta dari ancaman dajjal. Siapa puasa 7 hari, maka tertutuplah baginya 7 pintu neraka jahannam, siapa puasa 8 hari, maka terbukalah baginya 8 pintu surga, siapa puasa 10 hari, maka segala permohonannya dikabulkan oleh ALLAH SWT. Dan siapa puasa setengah bulan , maka diampuni dosa-dosa yang terdahulu, dan amal jahatnya diganti dengan amal baik, dan siapa menambah puasanya maka ALLAH juga menambah pahalanya”.
Selain sabda Nabi Muhammad s.a.w di atas ada lagi sabda lain yang membuat kita merasa tenang hidup dalam beragama Islam
“Di malam Isra Mi’raj aku melihat sebuah bengawan, airnya manis melebihi madu, sejuk melebihi es, harum melebihi kasturi. Lalu kutanyakan kepada Jibril, dan ia menjawab : “Bengawan itu disediakan bagi orang yang bershalawat kepadamu di Bulan Rajab”.
Muqatil ra. Berkata : “Bahwasanya di balik bukit Kof itu ada tanah putih, debunya seperti perak, seluas 7x alam Dunia dipenuhi jamaah malaikat, seandainya ada sebatang jarum terjatuh, pasti mengenai mereka. Setiapnya berbendera “LAAILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASUULULLAAH”. Mereka berhimpun setiap malam Jum’at Bulan Rajab disekeliling bukit Kof, mereka merendah memohon maaf bagi ummat Muhammad s.a.w, berikut adalah arti dari do’a mereka: “Yaa Tuhan, kasihanilah ummat Muhammad dan janganlah mereka tersiksa”.
Dan mereka (para malaikat) beristighfar, menunduk pada ALLAH hingga Shubuh . Maka ALLAH berfirman : “Hai para malaikat-KU, demi Kemuliaan dan Keluhuran-KU, AKU telah mengampuni mereka”.
Kata Rajab terdiri dari 3 huruf, RA-K, JIM dan BA-K, masing-masing berarti: “RAHMATULLAH, JARMIL ‘ABDI dan BIRRULLAAHI TA’AALAA, yang seolah-olah dikatakan: “Hai hamba-KU. Kujadikan dosa-dosa dan kebaikanmu diliput dengan rahmat-KU, maka tiada tetap dosa-dosamu berkat kemuliaan Bulan Rajab”.
Dikatakan pula bahwa setelah Rajab habis (hitungan bulannya), maka ia naik ke Langit, lalu ALLAH SWT berfirman : “Hai Bulan-KU, apakah mereka mencintai dan memuliakanmu? Maka diamlah Rajab, hingga ditanya dua tiga kali, kemudian jawabnya : “Yaa Tuhan, Engkaulah Yang Maha Pandai merahasiakan segala cacat dan cela, dan Engkau pula yang menyuruh makhluk-MU supaya merahasiakan pada orang lain, itulah sebabnya Rasul-MU menyebutku “pekak”, aku semata hanya mendengar kebaktian mereka, kekuatan dan kebaikan mereka, lain tidak. Selanjutnya ALLAH berfirman : “Engkaulah Bulan-KU yang pandai menyimpan cacat, dan pekak, hamba-hamba-KU yang ber’aib, Aku terima mereka berikut ‘aib/cacatnya berkat kehormatanmu seperti halnya Aku terima kamu berikut ‘aib/cacatmu. Aku mengampuni mereka sebab menyesali dosa mereka 1x dalam Bulan Rajab, dan dalam Bulan itu pula Aku tiada mencatat kemaksiatan mereka”. (Misykatul Anwar)
Yaa, seperti itulah sebagian besar keistimewaan Bulan Rajab, betapa indahnya bukan hidup dalam beragama. Asal kita mau berusaha untuk menjalani kehidupan ini di jalan yang benar kita akan selamat di Dunia dan Akhirat. Seorang penulis Charles R Swindoll pernah menyatakan : "Kita tidak bisa mengubah masa lalu. Kita tak bisa mengubah sesuatu yang tak bisa dihindari. Satu hal yang bisa kita lakukan adalah berpegang pada tali yang kita punya. Dan itu adalah perilaku yang benar."
Referensi
Ramadlan, A. BA. (1987). Tarjamah duratun nasishin. Surabaya : Mahkota
Rabu, 04 Mei 2011
Pelan-pelan
Pelan-pelan do'a akan terkabul...
Pelan-pelan keinginan, harapan dan mimpi akan terwujud...
Pelan-pelan semua usaha akan terlihat hasilnya...
Berilah kesempatan pada hidup untuk bernafas, karena dia hanya sebentar...
Jangan digelisahkan...
Biar ia yang memilih, karena hidup tidak meminta apa-apa, karena hidup sudah cukup untuk hidup...
Jika masih berada dalam kesulitan, maka itu bukan akhir dari hidup...
Karena hidup hanya akan pergi saat dia sudah mendapat kesenangan dan keberhasilan...
Oleh karena itu, cintailah hidup...dia hanya sebentar
~Angin Utara~
Pelan-pelan keinginan, harapan dan mimpi akan terwujud...
Pelan-pelan semua usaha akan terlihat hasilnya...
Berilah kesempatan pada hidup untuk bernafas, karena dia hanya sebentar...
Jangan digelisahkan...
Biar ia yang memilih, karena hidup tidak meminta apa-apa, karena hidup sudah cukup untuk hidup...
Jika masih berada dalam kesulitan, maka itu bukan akhir dari hidup...
Karena hidup hanya akan pergi saat dia sudah mendapat kesenangan dan keberhasilan...
Oleh karena itu, cintailah hidup...dia hanya sebentar
~Angin Utara~
Jumat, 08 April 2011
Cinta
Ketika kita mencintai orang lain...
Maka kita juga belajar untuk memahami diri sendiri...
Tapi, ingatlah satu hal yang pasti...
Saat kita mulai mengenal cinta dan kasih sayang...
Maka pada saat itu juga kita mengenal resiko penderitaan dan kebencian...
~Angin Utara~
Maka kita juga belajar untuk memahami diri sendiri...
Tapi, ingatlah satu hal yang pasti...
Saat kita mulai mengenal cinta dan kasih sayang...
Maka pada saat itu juga kita mengenal resiko penderitaan dan kebencian...
~Angin Utara~
Jalan Hidup
Janganlah hidup mengikuti buku (hanya sekedar menjalani kehidupan saja)..
Tulislah buku kehidupan sendiri (tentukanlah jalan kehidupan sendiri)
~Angin Utara~
Jika sendirian...
Manusia tidak akan pernah bisa menang melawan kesepian dan kekhawatiran...
~Masashi Kishimoto (Gaara-Sama)~
Tidak usah terlalu dikenang masa lalu...
dan jangan terlalu merisaukan masa yang akan datang...
yang menjanjikan adalah hari ini...
Maka perjuangkanlah...
Biarkan masa lalu menghilang, dan tanpa beban tinggalkanlah di belakang...
Bangkit dan Semangat...
Tatap ke depan, perjalanan masih panjang...
...Berjuanglah...
~Angin Utara~
Hidup itu indah...
Tapi, aku tidak takut pada kematian...
Karena cepat atau lambat kematian pasti akan menghampiri manusia...
Karena kematian adalah masa depan yang pasti...
~Angin Utara~
Dan hidup juga harus penuh keyakinan, bahwa cobaan berguna untuk menempa diri...
Kehidupan manusia bukan dilihat dari apa yang sudah di dapatkannya, tetapi dari apa yang sudah dilalui dan dilakukan dalam kehidupannya...
~Angin Utara, inspiration from Mashashi Khisimoto (Jiraiya)~
Tulislah buku kehidupan sendiri (tentukanlah jalan kehidupan sendiri)
~Angin Utara~
Jika sendirian...
Manusia tidak akan pernah bisa menang melawan kesepian dan kekhawatiran...
~Masashi Kishimoto (Gaara-Sama)~
Tidak usah terlalu dikenang masa lalu...
dan jangan terlalu merisaukan masa yang akan datang...
yang menjanjikan adalah hari ini...
Maka perjuangkanlah...
Biarkan masa lalu menghilang, dan tanpa beban tinggalkanlah di belakang...
Bangkit dan Semangat...
Tatap ke depan, perjalanan masih panjang...
...Berjuanglah...
~Angin Utara~
Hidup itu indah...
Tapi, aku tidak takut pada kematian...
Karena cepat atau lambat kematian pasti akan menghampiri manusia...
Karena kematian adalah masa depan yang pasti...
~Angin Utara~
Dan hidup juga harus penuh keyakinan, bahwa cobaan berguna untuk menempa diri...
Kehidupan manusia bukan dilihat dari apa yang sudah di dapatkannya, tetapi dari apa yang sudah dilalui dan dilakukan dalam kehidupannya...
~Angin Utara, inspiration from Mashashi Khisimoto (Jiraiya)~
KISAH SEORANG IBU
Ibu ku hanya memiliki satu kaki dan satu mata. Aku sangat membencinya. Sungguh memalukan. Ia bekerja sebagai juru masak di rumah tetangga ku dan berjualan kue di sekolah. Aku ingin ibu ku lenyap dari muka bumi.
Aku berujar pada ibu “bu, mengapa ibu tidak punya satu kaki dan satu mata seperti yang lainnya ? Kalau ibu hanya ingin membuatku ditertawakan, lebih baik ibu mati saja !!”. ibuku tidak menjawab. Aku merasa agak tidak enak. Tapi pada saat yang bersamaan, lega rasanya sudah mengungkapkan apa yang ingin sekali aku katakan selama ini. Mungkin karena ibu tidak menghukum ku pada saat itu. Tapi aku tak berfikir sama sekali bahwa bahwa perasaannya sangat terluka karena aku.
Malam itu aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibu ku sedang menangis tanpa suara. Seakan-akan ia takut aku akan terbangun karenanya. Ia memandang ku sejenak, dan kemudian berlalu dengan kaki pincangnya. Akibat perkataan ku tadi hatinya terluka. Walaupun begitu, aku tetap membenci ibu ku yang sedang menangis dengan satu kaki dan matanya.
Aku berkata pada diriku sendiri bahwa aku akan tumbuh dewasa dan menjadi orang yang sukses. Kemudian aku belajar dengan tekun. Ibu ku terus bekerja untuk membiayai sekolah, membelikan ku baju dan buku.
Akhirnya aku lulus dengan nilai terbaik dan mendapatkan beasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi. Ku tinggalkan ibu ku dan pergi ke Jakarta untuk menuntut ilmu. Aku pun berhasil mewujudkan impian ku menjadi orang sukses di Jakarta.
Aku pun menikah dengan seorang gadis. Membeli rumah, kemudian aku pun memiliki anak. Kini aku hidup bahagia sebagai orang yang sukses. Aku sangat menyukai tempat tinggal ku yang sekarang karena tidak membuat aku ingat dengan ibu ku.
Kebahagiaan ini bertambah terus dan terus. Sampai pada suatu hari, ibu ku datang ke rumah ku. Dengan terlihat kepanasan di wajahnya yang renta, berkeringat dan terengah-engah dengan kaki dan mata satunya. Seakan-akan langit runtuh menimpa ku. Bahkan anak-anak ku lari ketakutan karena takut melihat bentuk ibu ku yang tidak karuan. Kata ku “siapa kamu ????” aku tak kenal dengan diri mu !!!!. Berani-beraninya kamu datang ke sini dan menakuti anak-anak ku !!!. KELUAR DARI SINI SEKARANG !!!! Ibu ku hanya menjawab “oh, maaf saya sepertinya salah alamat” dan ia pun berlalu dengan tongkat kakinya. Untung saja ia tidak mengenali ku. Aku sungguh lega. Aku tidak peduli lagi dengan ibu ku.
Suatu hari, sepucuk surat undangan reuni sekolah tiba di rumah ku. Aku berbohong pada istri ku bahwa aku ada urusan kantor. Aku pun pergi ke sana. Setelah reuni, aku mampir ke gubuk tua yang dulu aku sebut rumah. Aku hanya ingin tahu saja.
Di sana ku temukan ibu ku tergeletak di lantai yang dingin. Namun aku tak meneteskan air mata sedikitpun. Ada selembar kertas di tangannya. Sepucuk surat untuk ku. “anak ku kurasa hidup ku sudah panjang…dan akau tidak akan pergi ke Jakarta lagi…namun apakah berlebihan jiak aku ingin kau menjenguk ku sekali saja ???? aku sangat merindukan mu…dan aku sangat gembira ketika tahu kau akan datang ke reuni itu.. tapi ku putuskantidak pergi ke sekolah demi kau.. dan aku minta maaf karena hanya membuat mu malu dengan keadaan cacat fisik ku.. kau tahu, ketika kau masih dalam kandungan ibu mengalami kecelakaan, ketika ibu sedang hamil seseorang sengaja menabrak kaki ibu hingga patah.. tetapi beruntung kandungan ibu selamat.. akhirnya ibu melahirkan bayi yang sangat lucu yaitu kamu.. tetapi sayang Tuhan hanya memberi mu satu mata.. sebagai seorang ibu, aku tak tahan melihat mu tumbuh hanya dengan satu mata.. maka aku berikan satu mata ku kepada mu.. aku sangat bangga pada mu yang telah melihat seluruh dunia untuk ku dengan mata itu.. aku tak pernah marah atas semua kelakuan mu ketika kau marah pada ku.. aku hanya membatin sendiri..itu karena aku mencintai mu..” Aku pun menangis sekeras-kerasnya sambil memeluk ibu ku erat-erat meminta maaf.. namun sayang ternyata ibu ku sudah meninggal beberapa jam yang lau dalam kesendiriannya….
Aku berujar pada ibu “bu, mengapa ibu tidak punya satu kaki dan satu mata seperti yang lainnya ? Kalau ibu hanya ingin membuatku ditertawakan, lebih baik ibu mati saja !!”. ibuku tidak menjawab. Aku merasa agak tidak enak. Tapi pada saat yang bersamaan, lega rasanya sudah mengungkapkan apa yang ingin sekali aku katakan selama ini. Mungkin karena ibu tidak menghukum ku pada saat itu. Tapi aku tak berfikir sama sekali bahwa bahwa perasaannya sangat terluka karena aku.
Malam itu aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibu ku sedang menangis tanpa suara. Seakan-akan ia takut aku akan terbangun karenanya. Ia memandang ku sejenak, dan kemudian berlalu dengan kaki pincangnya. Akibat perkataan ku tadi hatinya terluka. Walaupun begitu, aku tetap membenci ibu ku yang sedang menangis dengan satu kaki dan matanya.
Aku berkata pada diriku sendiri bahwa aku akan tumbuh dewasa dan menjadi orang yang sukses. Kemudian aku belajar dengan tekun. Ibu ku terus bekerja untuk membiayai sekolah, membelikan ku baju dan buku.
Akhirnya aku lulus dengan nilai terbaik dan mendapatkan beasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi. Ku tinggalkan ibu ku dan pergi ke Jakarta untuk menuntut ilmu. Aku pun berhasil mewujudkan impian ku menjadi orang sukses di Jakarta.
Aku pun menikah dengan seorang gadis. Membeli rumah, kemudian aku pun memiliki anak. Kini aku hidup bahagia sebagai orang yang sukses. Aku sangat menyukai tempat tinggal ku yang sekarang karena tidak membuat aku ingat dengan ibu ku.
Kebahagiaan ini bertambah terus dan terus. Sampai pada suatu hari, ibu ku datang ke rumah ku. Dengan terlihat kepanasan di wajahnya yang renta, berkeringat dan terengah-engah dengan kaki dan mata satunya. Seakan-akan langit runtuh menimpa ku. Bahkan anak-anak ku lari ketakutan karena takut melihat bentuk ibu ku yang tidak karuan. Kata ku “siapa kamu ????” aku tak kenal dengan diri mu !!!!. Berani-beraninya kamu datang ke sini dan menakuti anak-anak ku !!!. KELUAR DARI SINI SEKARANG !!!! Ibu ku hanya menjawab “oh, maaf saya sepertinya salah alamat” dan ia pun berlalu dengan tongkat kakinya. Untung saja ia tidak mengenali ku. Aku sungguh lega. Aku tidak peduli lagi dengan ibu ku.
Suatu hari, sepucuk surat undangan reuni sekolah tiba di rumah ku. Aku berbohong pada istri ku bahwa aku ada urusan kantor. Aku pun pergi ke sana. Setelah reuni, aku mampir ke gubuk tua yang dulu aku sebut rumah. Aku hanya ingin tahu saja.
Di sana ku temukan ibu ku tergeletak di lantai yang dingin. Namun aku tak meneteskan air mata sedikitpun. Ada selembar kertas di tangannya. Sepucuk surat untuk ku. “anak ku kurasa hidup ku sudah panjang…dan akau tidak akan pergi ke Jakarta lagi…namun apakah berlebihan jiak aku ingin kau menjenguk ku sekali saja ???? aku sangat merindukan mu…dan aku sangat gembira ketika tahu kau akan datang ke reuni itu.. tapi ku putuskantidak pergi ke sekolah demi kau.. dan aku minta maaf karena hanya membuat mu malu dengan keadaan cacat fisik ku.. kau tahu, ketika kau masih dalam kandungan ibu mengalami kecelakaan, ketika ibu sedang hamil seseorang sengaja menabrak kaki ibu hingga patah.. tetapi beruntung kandungan ibu selamat.. akhirnya ibu melahirkan bayi yang sangat lucu yaitu kamu.. tetapi sayang Tuhan hanya memberi mu satu mata.. sebagai seorang ibu, aku tak tahan melihat mu tumbuh hanya dengan satu mata.. maka aku berikan satu mata ku kepada mu.. aku sangat bangga pada mu yang telah melihat seluruh dunia untuk ku dengan mata itu.. aku tak pernah marah atas semua kelakuan mu ketika kau marah pada ku.. aku hanya membatin sendiri..itu karena aku mencintai mu..” Aku pun menangis sekeras-kerasnya sambil memeluk ibu ku erat-erat meminta maaf.. namun sayang ternyata ibu ku sudah meninggal beberapa jam yang lau dalam kesendiriannya….
Senin, 04 April 2011
Luka dan Masalah
Saat kita terluka atau pun tertimpa masalah...
Janganlah terlalu terpaku pada luka dan masalah tersebut..
Tapi, fokuskanlah perhatian pada hal-hal yang menyembuhkan luka..
dan menghilangkan masalah tersebut...
Karena luka dan masalah memang cenderung terlihat lebih besar dari ukuran aslinya...
Jika kita hanya berdiam diri dan fokus pada penderitaan yang ditimbulkan...
oleh luka dan masalah tersebut...
~Angin Utara~
Janganlah terlalu terpaku pada luka dan masalah tersebut..
Tapi, fokuskanlah perhatian pada hal-hal yang menyembuhkan luka..
dan menghilangkan masalah tersebut...
Karena luka dan masalah memang cenderung terlihat lebih besar dari ukuran aslinya...
Jika kita hanya berdiam diri dan fokus pada penderitaan yang ditimbulkan...
oleh luka dan masalah tersebut...
~Angin Utara~
Jumat, 01 April 2011
Berpikir sempit
Kita bisa berpikiran sempit karena kita diberi pertanyaan dan dihadapkan pada hal-hal atau bidang yang bukan menjadi keahlian yang kita geluti
Orang pintar, adalah orang yang hanya bisa menjawab hal-hal yang sudah menjadi bidangnya (Pengetahuannya terbatas pada bidang tertentu)
Sedangkan orang yang banyak tahu adalah orang bisa menjawab fenomena yang ada disekitarnya ( Pengetahuan umumnya luas)
Orang pintar, adalah orang yang hanya bisa menjawab hal-hal yang sudah menjadi bidangnya (Pengetahuannya terbatas pada bidang tertentu)
Sedangkan orang yang banyak tahu adalah orang bisa menjawab fenomena yang ada disekitarnya ( Pengetahuan umumnya luas)
Guru
Setiap guru ingin muridnya menjadi sempurna
Karena yang dapat menutupi dan menyempurnakan kekurangan guru hanyalah
Murid...
Oleh karena itu, merasa mulia dan banggalah
Jika kalian mendapatkan posisi yang di idamkan oleh para Nabi dan orang mulia lainnya...
Karena yang dapat menutupi dan menyempurnakan kekurangan guru hanyalah
Murid...
Oleh karena itu, merasa mulia dan banggalah
Jika kalian mendapatkan posisi yang di idamkan oleh para Nabi dan orang mulia lainnya...
Salah 1 energi kehidupan
Kami tidak seutuhnya hilang atau jauh
Kami akan selalu ada di dalam hati
Dimanapun hati itu berada
Pada saat hati itu membuka cerita bersama di masa lalu
Karena persahabatan dan mengasihi adalah salah satu energi kehidupan
Kami akan selalu ada di dalam hati
Dimanapun hati itu berada
Pada saat hati itu membuka cerita bersama di masa lalu
Karena persahabatan dan mengasihi adalah salah satu energi kehidupan
Pohon Mimpi
Karena semuanya berawal dari mimpi
Semua hal yang disukai dan tidak mungkin terjadi
Hanya terjadi di mimpi
Jadi, jangan anggap remeh mimpi kami
Karena di atasnyalah
Kami Lukiskan kehampaan kami
Semua hal yang disukai dan tidak mungkin terjadi
Hanya terjadi di mimpi
Jadi, jangan anggap remeh mimpi kami
Karena di atasnyalah
Kami Lukiskan kehampaan kami
Tentang Hidup
Hidup itu adalah perjalanan panjang dan jauh
Kita tidak akan bisa melihat ujungnya tanpa ada usaha yang disertai kesabaran dan ketekunan
Serta apakah kita berhasil atau tidak pada ujung jalan itu, tergantung pada ikhtiar kita saat ini
Minimalkan dan siasatilah kesedihan serta keluhan
Karena energi yang kita gunakan untuk bersedih dan mengeluh
Akan lebih bermanfaat jika kita gunakan untuk mengubah kehidupan kita
Kita tidak akan bisa melihat ujungnya tanpa ada usaha yang disertai kesabaran dan ketekunan
Serta apakah kita berhasil atau tidak pada ujung jalan itu, tergantung pada ikhtiar kita saat ini
Minimalkan dan siasatilah kesedihan serta keluhan
Karena energi yang kita gunakan untuk bersedih dan mengeluh
Akan lebih bermanfaat jika kita gunakan untuk mengubah kehidupan kita
Langganan:
Komentar (Atom)






